Al Azmi Anggota DPRD Bengkalis Sayangkan Pemotongan Gaji Honorer
Duri-portalriau.com-Kebijakan pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk memotong gaji honorer sebagai dampak Pandeni Covid-19 sangat disayangkan oleh Al Azmi anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Bengkalis dari fraksi Golkar.Apalagi dengan pemotongan gaji tenaga honorer hingga selama 3 bulan dinilai kurang tepat mengingat tenaga honorer apalagi juga termasuk warga yang terdampak wabah Covid-19.
"Kita sangat menyangkan kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis dengan mempertaruhkan gaji tenaga honorer yang masih tergolong relatif rendah. Sementara masih banyak mata anggaran di pos yang lain untuk digeser / dipangkas seperti proyek fisik yg hari ini belum mendesak dan dibutuhkan,", kesal Al Azmi yang juga anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Bengkalis ini.
Menurutnya adanya rencana Pemkab Bengkalis akan mengajukan dan menganggarkan kekurangan gaji honor selama 3 bulan pada APBD Perubahan dinilai belum ada jaminan.
"Siapa yang bisa menjamin di APBD Perubahan itu ada anggarannya .Dan jika hal itu dapat terealisasi masih kita syukuri dan jika sebaliknya bagaimana pula.Kita harapkan pihak Pemkab Bengkalis dapat meninjau kembali kebijakan tersebut karena tenaga honorer melaksanakan tugas tertentu pada instansi pemerintah atau yang penghasilannya menjadi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ( APBN) atau Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ( APBD).Semoga sajalah hendaknya.,", ( jon)