Jumlah Hewan Kurban di Kampar Meningkat 15 Persen Dari Tahun Lalu
KAMPAR - Walaupun dimasa pandemi Covid-19 ekonomi sedang sulit. Kabupaten Kampar cukup naik tajam jumlah hewan kurban pada tahun lalu.
Kenaikannya lebih dari 15 persen dari Hari Raya Idul Adha secara umum di Kampar dari tahun lalu.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Syahrizal melalui Kabid Keswan Dehyus, dikatakannya, bahwa antusiasme masyarakat di Kampar untuk berkurban pada Hari Raya Idul Adha tahun ini tidak mempengaruhi, walaupun dimasa pandemi sejumlah pihak mengklaim kesulitan ekonomi.
"Jumlah potongan (hewan kurban) naik di hampir semua kecamatan yang ada di Kampar lebih dari 15 persen bila dibanding tahun lalu," ujar drh. Deyus Herman, Selasa (20/7/21).
Lebih lanjut, Deyus menambahkan, jumlah total hewan kurban tahun lalu di Kampar sebanyak 5.428 ekor.
"Hewan kurban tahun ini masih lebih banyak dari estimasi Disbunnak Keswan yang diumumkan Minggu (18/7/2021) lalu," kata Deyus lagi
Seperti diketahui, estimasi kenaikannya antara 1-1,5 persen.
Hingga pukul 16.00 Wib, Disbunnak Keswan Kampar mencatat total hewan kurban sebanyak 6.487 ekor.
Terdiri dari 3.448 ekor Kerbau, 2.490 ekor sapi dan 549 ekor kambing.
"Totalnya 6.487 ekor dan ini masih bisa bertambah lagi," ungkap Deyus.
Lebih rinci, Deyus mengulas sebaran kecamatan dengan jumlah hewan kurban di atas 500 ekor.
Kecamatan Tapung bahkan sebanyak 700 ekor. kecamatan yang lebih dari 500 ekor yakni, Kampar, Siak Hulu, Bangkinang Kota dan Tambang.
Menurut Deyus, kenaikan ini membuktikan kesadaran masyarakat menunaikan ibadah kurban sangat tinggi. Hal ini dipengaruhi oleh tingginya harga jual kelapa sawit, pungkasnya.**
(Edi)