Warga Keluhkan Drainase Tersumbat, Kades Sudah Layangkan Surat Teguran

Warga Keluhkan Drainase Tersumbat, Kades Sudah Layangkan Surat Teguran

KAMPAR - portalriau.com, Dampak dari tingginya curah hujan, mengakibatkan beberapa daerah digenangi air. Hal ini juga di alami salahsatu warga Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, Riau.

Hal ini disampaikan Mardiyus warga RT 001, RW 002, Desa Sungai Pinang saat dikonfirmasi dikediamannya, Rabu (16/06/2021). Bahwa setiap hari hujan digenangi air, perabotan rumah banyak yang rusak dan rumah terendam, akibatnya rumah banjir dan hasil kebun sawit menurun.

"Setiap hujan deras, ada dua rumah dan kebun sawit yang terendam, dengan mengakibatkan perabotan rumah banyak yang rusak. Dan juga hasil kebun sawit menurun drastis, yang biasanya 1,5 Ton perbulan, saat ini hanya lebih kurang 700 Kg.

Ditambahkannya, bahwa hal ini sudah dilaporkan kepihak Desa. Dan pihak Desa sudah mengeluarkan surat teguran tanggal 13 Oktober 2020 dengan No 86/SP/X/2020 kepemilik usaha yang membuat gorong - gorong yang mengakibatkan Drainase tersumbat.

"Saya sudah melaporkan hal ini kepihak Desa setempat untuk bisa ditindaklanjuti, sehingga pihak Desa sudah mengeluarkan surat teguran kepemilik usaha tersebut, namun saat ini tidak di indahkan," cetus Mardiyus.

Sementara itu, Kepala Desa Sungai Pinang Rusman saat dikonfirmasi melalui Via selulernya membenarkan, pihak Desa sudah mengeluarkan surat teguran, agar pemilik usaha tersebut untuk membersihkan gorong - gorong yang tersumbat dilokasi usaha.

"Pada 13 Oktober 2020, kita sudah mengeluarkan surat teguran kepada bersangkutan, dengan tembusan PU PR Kampar dan Camat Tambang, namun tidak di indahkan," jelas Rusman.

Lebih lanjut, Rusman mengatakan, karena Drainase tersebut melintasi jalan negara dan di bangun PU PR, bukan merupakan wewenangnya. Ia menyarankan agar pihak yang dirugikan (Mardiyus) bisa melaporkan kepihak berwenang.

Ditempat terpisah, Camat Tambang Abukhari saat dikonfirmasi diruang kerjanya, rabu (16/06/2021), Ia mengakui belum mendapatkan hal tersebut hingga saat ini, dan belum ada warga yang melapor.

"Sampai saat ini saya belum mengetahui perihal tersebut dan melihat surat tembusan, karena pada bulan Oktober saya menjalani pendidikan. Kalau tidak bisa diselesaikan ditingkat Desa, silahkan lapor ke Camat," tutupnya. (Edi)

Berita Terkait

Wakil Bupati Labuhanbatu Ikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah Untuk Bantuan Bencana se-A

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu mengikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) untuk bantuan daerah terdampak bencana se-Aceh yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam…...

Bupati Labuhanbatu Sambut Kepulangan 217 Jamaah Haji Kloter 13 di Asrama Haji Medan

MEDAN,Portalriau.com– Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM, menyambut langsung kepulangan Jamaah Haji Kelompok Terbang (Kloter) 13 asal Kabupaten Labuhanbatu di Asrama Haji Medan,…...

217 Jama'ah Haji Labuhanbatu Tiba di Bumi Ika Bina En Pabolo

Labuhanbatu,Nusa24.com- Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Bumi Ikata Bina En Pabolo saat Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menyambut kepulangan rombongan jemaah haji asal daerah tersebut, di…...

Meriahnya Perayaan 1 Suro di Desa Kampung Baru, Ribuan Warga Antusias Ikuti Kirab Budaya Jawa

Labuhanbatu, Portalriau.com- Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang bertepatan dengan 1 Suro 1960 Jawa di Desa Kampung Baru,…...

Nt. Hj. Wanjuma Sari Dewi Hadiri Pentas Seni dan Pelepasan Siswa SDN 6 Rantau Utara

Labuhanbatu, Portalriau.com- Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Labuhanbatu, Ny. Hj. Wan Juma Sari Dewi, menghadiri acara Pentas Seni dan Pelepasan Siswa-Siswi Kelas…...