BPPT Berkolaborasi Bersama Pihak Pemkab Pelalawan Dalam Sektor Meningkatkan Produksi Daging Sapi
Portalriau.com-Pangkalan Kerinci, Berbagai upaya Pemerintah Kabupaten Pelalawan di bawah Kepemimpinan Bupati Pelalawan HM Harris membuat terobosan untuk mensejahterakan dan meningkatkan perekonomian rakyat.
Pemerintah Kabupaten Pelalawan berkaloborasi bekerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dalam meningkatkan produksi daging sapi dengan "Strategi dan Kebijakan untuk Pengembangan Sistem Integrasi Sawit Sapi".
Dr. Ir. Soni Solistia Wirawan, M.Eng (Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi) menjelaskan pada saat konferensi Pers menyampaikan bahwa dengan berbagai upaya yang dilakukan untuk meningkatkan produksi daging sapi didalam negeri dimana salah satunya adalah pengembangan ternak sapi melalui integrasi sawit sapi.
Integrasi sawit sapi merupakan multipler effects daribperkebunan kelapa sawit, potensi lahan perkebunan belum dimanfaatkan dengan peternak menggembalakan ternaknya dilahan perkebunan.
Model integrasi saqit sapi ini memiliki potensi yang sangat besar dalam penyediaan pakan yang murah dan mudah berupa seresah daun dan dahan kelapa sawit, limbah bungkil sawit dan solid decanter yang dapat didayagunakan menjadi pakan ternak yang berkualitas.
Dalam pencapaian swasembada protein khususnya daging sapi tidak dapat diselesaikan secara parsial tetapi membutuhkan sinergitas dan komitmen dari berbagai pemangku kebijakan yang terkait pemerintah, industri peternakan dan perkebunan sawit swasta serta pelaku integrasi sawit sapi.
Kegiatan FGD dilakukan dalam rangka untuk memperoleh strategi dan kebijakan untuk pengembangan integrasi sawit sapi di Provinsi Riau linyas lembaga pemerintah, industri peternakan dan perkebunan sawit swasta, BUMN maupun pelaku integrasi saqit sapi.
Dari hasil dialog interaktif ini diharapkan sebagai bahan masukkan kepada pemerintah guna mencapai swasembada protein secepatnya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dukungan dari aspek kebijakan ini di harapkan akan memuara dalam meningkatkan produktivitas dan populasi ternak sapi nasional yang mampu menekan tingkat impor daging sapi dari negara bagian lain sehingga tercapainya swasembada daging nasional serta ketahanan, kemandirian dan kedaulatan pangan akan terwujud. Imbuhnya.(Rizal)