Camat Pangkalan Kerinci : Penambahan Kapasitas PT RAPP, Jangan Ada Lagi Berdampak Bagi Masyarakat
Portalriau.com-Pangkalan Kerinci, Pengembangan Pembangunan Berkelanjutan, salah satu perusahaan Pulp And Paper yang beroperasi di wilayah Kabupaten Pelalawan khususnya di Kecamatan Pangkalan Kerinci yakni PT. RAPP melakukan beberapa penambahan peningkatan kapasitas dan fasilitas penunjang lainnya.
Dalam pengembangan kegiatan yang di rencana oleh pihak perusahaan PT RAPP dilaksanakan di lahan seluas lebih kurang 2.232 Ha. Ada pun pengembangan kegiatan berupa :
1. Penambahan Kapasitas Produksi Pulp dan Dissolving Pulp dari 3.150.000 ton/ tahun menjadi 5.600.000 ton/ tahun.
2. Penambahan Produksi Board atau Kertas Karton.
3. Penambahan Power Boiler dan Penunjang.
4. Penambahan Kapasitas Turbine.
5. Penambahan Kapasitas WTP ( Reactive Clarifier, Recervoir dan Penunjang).
6. Penambahan Kapasitas Woodyar dan chipe Pile Handling.
7. Penambahan Kapasitas IPAL.
8. Fasilitas Penunjang Lainnya.
Di lakukannya konsultasi Publik tentang penambahan kapasitas di PT RAPP beberapa waktu lalu, Camat Pangkalan Kerinci Dodi A Syahputra S.STP saat di konfirmasi melalui telpon seluler ( Senin, 10/08/2020) menyampaikan "kita sudah sampaikan komitmen kepada pihak perusahaan, di dalam dokumen AMDAL Konsultasi Publik itu terkait masalah bau"
Di jelaskan Camat Pangkalan Kerinci, terkait masalah bau busuk dan jangan ada sampai nantinya kedepan ada lagi bau busuk, juga masalah tenaga kerja.
Didalam Penambahan Kapasitas PT RAPP mempunyai dampak positif, Camat Pangkalan Kerinci Dodi A Syahputra S.STP menambahkan " dengan adanya penambahan kapasitas di perusahaan PT RAPP tentunya terbuka lapangan pekerja baru, yang jelas nya itulah salah satu dampak positifnya, ".
selanjutnya, terbukanya peluang berusaha, meningkatnya pendapatan masyarakat, multiplier effect tethadap ekonomi, pemberdayaan masyarakat, peningkatan kwalitas SDM, meningkatkan PAD, meningkatkan akses kesehatan masyarakat, dan peningkatan infrastruktur dan sosial.
Untuk dampak Negatif, tentunya adanya perubahan kualitas udara dan peningkatan kebisingan, peningkatan air larian (run off), penurunan kualitas air, terganggunya kelancaran lalu lintas dan terjadinya kerusakan jalan, gangguan flora dan fauna darat dam biota air, timbulnya sikap persepsinya masyarakat, peningkatan morbiditas.
Dan kita sampaikan, Jangan sampai ada bau busuk lagi dengan adanya penambahan kapasitas juga sementara masih ada yang komplain. Nantinya kalau ada penambahan kapasitas bagaimana. Tandasnya Camat Pangkalan Kerinci Dodi A Syahputra S.STP. (Erizal)