Modus Over Kredit, Mobil di duga Lenyap Ditangan Calon Pembeli Gadungan.

Modus Over Kredit, Mobil di duga Lenyap Ditangan Calon Pembeli Gadungan.

Portalriau.com, UJUNG BATU - Diduga," beberapa oknum  Karyawan PT Rimba Harimau Pesisie (RHP) yang bekerjasama dengan Karyawan PT. Jaccs MPM Finance

"melakukan skenario, Penipuan dan  penggelapan",(satu) 1Unit Mobil Suzuki Ertiga BM 1614 MS warna Grey milik saudari Illam Sari (40) warga kampung Bukit kelurahan Pasir Pengarayan yang angsuran kreditnya menunggak 2 bulan, yang sudah di kredit korban sekitar bulan januari 2019 lalu dari showrum Mobil Suzuki yang beralamat di Jl. Jend Sudirman Kec Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu.

 

Penuturan Illam Sari kepada awak media Kamis 13/03/2020 di Ujungbatu, memaparkan kejadian yang menimpa dirinya, permasalahan ini sudah hampir tiga bulan,kami merasa di tipu mentah mentah atas kejadian ini, ungkapnya.

 

 Kami tidak terima perlakuan Pihak karyawan dealer Suzuki seperti ini kepada kami, yang melakukan skenario atau sandiwara penipuan agar bisa

menggelapkan ," (satu) 1Unit Mobil Suzuki Ertiga BM 1614 MS warna Grey milik kami, yang sudah kami kredit"papr Illam Sari.

 

"Bermula dari Pihak karyawan dealer Suzuki yang beralamat di Jl. Jend Sudirman Kecamatan Ujung Batu. yakni Adilman alias Ading, sebagai 

kordinator koleksien Karyawan PT.Jaccs MPM Finance indonesia, 

yang bekerjasama dengan Dedi Hasmon sebagai Exsekutor Karyawan PT.Rimba Harimau Pesisie (RHP) beserta Ardi melakukan skenario Penipuan dan  penggelapan mobil pribadi roda 4 yang sudah kami kredit,begini kronologisnya pak",ungkap Illam Sari seraya menjelaskan awal kejadian.

 

"Pertama pihak dari showrum Mobil Suzuki yaitu Karyawan  PT.Jaccs MPM Finance yang bernama Adilman atau yang sering di sebut orang panggilan  ading menelepon kami dan mengatakan kalau kakak sudah tidak mampu lagi melanjutkan kredit mobil itu. ini ada orang saya carikan, yang mau atau bisa melanjutkan kredit mobil itu. Kakak mau berapa  juta  kira kira diganti rugi dari orang yang mau over kredit itu nantinya," kata Adilman alias Ading kepada saya, seraya menawarkan oper kredit kepada kami.

Saya menjawap," ya kalau seperti itu uang muka kredit yang pernah saya berika ke showrum Mobil Suzuki sebanyak 30.000,000,-itu harus kembali kepada saya, tidak apalah walaupun kreditnya sudah saya bayar 8 bulan.dan jikapun angsuran mobil ini menunggak, baru menunggak dua bulan. jawap saya seperti itu kepada Adilman". 

 

"Beberapa hari kemudian Adilman

menepon saya dan mengatakan bahwasanya Adilman sudah menemukan orang yang bisa melanjutkan kredit mobil itu,saat saya tanyakan siapa orang nya Adilman mengatakan orang nya yang bernama Ardi".

 

"Beberapa hari kemudian Adilman  menelepon saya agar melakukan pertemuan untuk melakukan over kredit kepada Ardi di  RM Bareh Solok Ujunhbatu, sesampainya kami disana, Adilman mengantakan kepada saya, kakak tunggu dulu di sini biar saya jemput Ardi,kata Adilman kepada saya. tak berapa lama mereka berdua datang, dan adilman dengan buru buru terus menawarkan mobil agar di coba oleh Ardi dengan alasan untuk mengetahui kwalitas mesin".

 

Karena Adilman adalah orang perusahaan dan sudah sering jumpa. saya percaya,saya berikan saja kunci mobil lalu Ardi mencoba mobil tersebut. jarak beberapa waktu ardi menelepon saya, memberikan kabar kepada saya bahwasanya mobil sudah dirampas lesing,spontan saya emosi dan tidak terima skenario sandiwara itu. langsung suara saya kuat kepada Ardi,karena mobil itu masih milik saya dan Ardi memberikan dengan begitu saja,kepada pihak yang merampas kendaraan saya. seharusnya jika memang mobil mau ditarik kenapa tidak memberikan surat peringatan pertama dan kedua kepada kami.masalah ketertunggakan..! saya tertunggak bayar kredit baru dua bulan, saya merasa di bodohi,ditipu dan mobil saya di gelapkan," ungkap Illam Sari.

  

"Setelah kejadian pembodohan, Penipun,dan penggelapan kendaraan mobil pribadi kami, roda 4  Mobil Suzuki Ertiga BM 1614 MS oleh.karyawan PT.Jaccs MPM Finance indonesia  bekerjasama dengan saudara Ardi tersebut, lalu kami membuat laporan pengaduan penipuan  itu ke pihak kepolisian Polres Rokan Hulu".

 

"Sudah begitu lama,sudah hampir tiga bulan pengaduan kami pak sampai sekarang, kami masih menerima dua kali surat pemberitahuan perkembangan hasil penelitian laporan pengaduan dari pihak terkait Kapolres Ronan Hulu," ungkap Illam Sari korban penipuan tersebut. 

 

Kami pihak korban, berharap pihak kepolisian Polres Rokan Hulu  segera menanggapi dan memperoses pengaduan

kami atas kejadian penggelapan yang dilakukan karyawan showrum Mobil Suzuki Cs itu, cetus Illam Sari dengan nada sedih.*** Padas

Berita Terkait

Wakil Bupati Labuhanbatu Ikuti Rapat Percepatan Penyaluran Bantuan Keuangan Propinsi Sumut Ta.2026

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri, ST mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Penyaluran Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026 secara virtual…...

KEBIJAKAN GUBERNUR RIAU TERHADAP PENANGANAN ILLEGAL LOGGING DI RIAU

OPINI HUKUM ADMINISTRASI NEGARA KEBIJAKAN GUBERNUR RIAU TERHADAP PENANGANAN ILLEGAL LOGGING DI RIAU Disusun Oleh: RINTONI Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning Pekanbaru Pendahuluan Illegal…...

Operasi Antik Toba 2026 Polres Labuhanbatu, Ungkap 81 Kasus Narkoba dan Amankan 96 Tersangka

Labuhanbatu – Polres Labuhanbatu mencatat keberhasilan signifikan dalam pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026 dengan mengungkap sebanyak 81 kasus tindak pidana narkotika dan mengamankan 96 tersangka…...

Kepsek SMAN 1 Aek Natas Diduga Korupsi Dana Bos TA 2024-2025

Labuhanbatu Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) I Aek Natas Bayu Wahyudi diduga Korupsi Dana Biaya Operasional Sekolah (Bos) Tahun Anggaran (TA) 2024-2025. dugaan tersebut…...

Gema Takbir di Zona Rokan: Ratusan Hewan Kurban PHR Alirkan Kebahagiaan hingga ke Pelosok Desa

Pekanbaru-Portalriau.com-- Gema takbir Hari Raya Iduladha 1447 H tidak hanya membawa kedamaian spiritual, tetapi juga mengalirkan kebahagiaan di sekitar wilayah operasi PT Pertamina Hulu Rokan…...