Bupati Siak Riau Gesa Persiapan New Normal dari Pemulihan Ekonomi hingga Pendidikan
Siak,Portalriau.com-Bupati Siak Riau, Alfedri menegaskan masyarakat wajib mengikuti petunjuk dalam menjalankan aktivitas pada masa new normal.
Pihaknya mempersiapkan konsepnya secara matang, hingga penerapan di sekolah-sekolah.
"Ini sekarang lagi digesa, kapan semua aktivitas dibuka dengan tatanan baru."
"Bahkan kita menyiapkan semua rencana termasuk di sekolah-sekolah," kata Alfedri, Minggu (31/5/2020).
Ia menguraikan, new normal merupakan kebijakan pemerintah memberlakukan tatanan kehidupan yang baru dalam beraktivitas dalam keseharian.
Ia tetap menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan untuk mengantisipasi pengulangan penyebaran Covid-19.
Beberapa bentuk aktivitas dimaksud misalnya dalam hal perekonomian dalam jual beli di pasar.
Bekerja di kantor dan bersekolah dengan tetap menggunakan masker, menjaga jarak serta menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Terkait new normal ini, katanya merupakan kebijakan yang diberlakukan di daerah-daerah yang tidak diperpanjang masa PSBB-nya.
Angka reproduksi dasar wabah (R0) pada waktu angka reproduksi efektif di bawah 1.
"Alhamdulillah di Siak angka reproduksi efektif di bawah 1, karena dari tiga kasus yang terakhir positif itu tidak terjadi transmisi lokal."
" Makanya, Siak masuk dalam total 25 kabupaten kota dan 4 provinsi yang diterapkan kebijakan new normal," katanya.
Khusus di bidang pendidikan di Siak, bentuk pemberlakuan kebijakan new normal akan diterapkan pada sekolah-sekolah yang menjadi kewenangan Pemkab Siak.
"Untuk SD dan SMP yang menjadi kewenangan Pemda Siak, kita akan menyiapkan tempat cuci tangan pakai sabun,"
"Kemudian menyiapkan alat pengukur suhu badan atau thermo gun termasuk masker untuk para siswa," jelasnya.
Pada saat pembukaan sekolah nanti, semua pihak baik pengajar maupun siswa sudah siap.
Tinggal nanti bagaimana menerapkan physical distancing.
Di antara opsi yang direncanakan pemerintah saat ini adalah membuat sistem masuk sekolah dengan cara shif (bergilir) kelas pagi dan sore.
Serta merancang sistem dalam jaringan (daring).
Sedangkan untuk pemulihan ekonomi pada saat fase new normal Pemkab Siak saat ini juga tengah menunggu arahan dari pemerintah pusat.
Sesuai arahan presiden dalam perkembangannya akan dilaksanakan dalam 5 tahapan.
"Fase pertama, rencananya dimulai tanggal 1 Juni untuk bidang industri dan jasa, dapat beroperasi dengan mengikuti protokol kesehatan Covid-19," katanya.
Lebih lanjut Alfedri meyakinkan masyarakat bahwa Siak menatap masa depan dengan optimistis.
Karena itu perlu kesadaran tatanan hidup baru yang tidak ada sebelumnya agar diterapkan.
"Jangan tinggalkan masker, jaga jarak, cuci tangan sesering mungkin dengan sabun."
" Ini tatanan yang juga sangat berguna bagi kita untuk meningkatkan kualitas kesehatan kita," kata dia.
Ia menghimbau masyarakat agar bangkit kembali dengan tatanan yang baru.
Tujuannya agar kesejahteraan juga tetap dapat tercapai di kabupaten berjuluk Negeri Istana itu.