Pemkab Siak Gelar Rakor Dewan Ketahanan Pangan, Tingkatkan Sinergitas dan kordinasi

Pemkab Siak Gelar Rakor Dewan Ketahanan Pangan, Tingkatkan Sinergitas dan kordinasi

Siak--portalriau.com--Pembangunan ketahanan pangan memerlukan penanganan yang integral, holistik dan saling bersinergi antar sektor dan sub sektor dan juga antar wilyah. Oleh sebab itu, pembangunan ketahanan pangan perlu dilakukan secara berkelanjutan dalam menyatukan persepsi dan kesatuan gerak langkah pembangunan.

 

Hal tersebut di sampaikan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Kabupaten Siak Saut Napitupulu, saat membuka acara Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten Siak Tahun 2019, di Kantor Sekretariat Daerah Siak Sri Indrapura, Selasa (10/11/19).

 

Hadir pada acara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Siak Syahrial, Kepala UPT Pengawasan Keamanan Mutu Pangan DKP Prov Riau Ardi, para Pimpinan OPD terkait, beserta staf dilingkungan Pemkab Siak.

 

"Target capaian pembangunan ketahanan pangan dapat diukur dari penurunan penduduk rawan pangan, Sektor PPH ketersedianan, Harga Gabah kering panen GKP, Koefisien variasi pangan ditingkat konsumsi, meliputi beras, cabe merah, dan bawang merah,"kata Saut.

 

Selain itu kata dia, untuk  konsumsi energi perkapita, konsumsi protein hewani, Sktor PPH konsumsi peningkatan diversifikasi pangan, rasio konsumsi pangan lokal non beras, peningkatan produksi pangan segar yang tersertifikasi dan tingkat keamanan pangan segar.

 

"Ketahanan pangan cakupannya sangat  kompleks. Karena itu, penanganannya harus dilakukan bersama seluruh pemangku kepentingan baik itu dari sektor pertanian, perikanan, perdagangan, dan dinas perkait,"ungkapnya.

 

Mengingat dimensi pembangunan ketahanan pangan yang luas dengan mencakup  aspek yang sangat luas kata dia, diperlukan adanya koordinasi dari berbagai kepentingan serta gerak langkah dari berbagai pihak terkait.

 

Dalam mengimplementasikan amanat undang-undang Nomor 18 tahun 2012 tentang pangan, pemerintah Indonesia telah berupaya keras dalam berbagai sektor pembangunan pertanian, peternakan, perkebunan kesehatan, kependudukan, pengelolaan lingkungan hidup yang semuanya bermuara pada terwujudnya visi dan misi Kabupaten Siak.

 

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Siak menyerahkan, Sertifikat Beras Siak Kota Istana kepada Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mulya Tani. Nama beras Kota Istana tersebut sudah mendapat hak paten dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, sebagai nama produk beras lokal yang berasal dari Kabupaten Siak.(rls).

Berita Terkait

KEBIJAKAN GUBERNUR RIAU TERHADAP PENANGANAN ILLEGAL LOGGING DI RIAU

OPINI HUKUM ADMINISTRASI NEGARA KEBIJAKAN GUBERNUR RIAU TERHADAP PENANGANAN ILLEGAL LOGGING DI RIAU Disusun Oleh: RINTONI Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning Pekanbaru Pendahuluan Illegal…...

Operasi Antik Toba 2026 Polres Labuhanbatu, Ungkap 81 Kasus Narkoba dan Amankan 96 Tersangka

Labuhanbatu – Polres Labuhanbatu mencatat keberhasilan signifikan dalam pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026 dengan mengungkap sebanyak 81 kasus tindak pidana narkotika dan mengamankan 96 tersangka…...

Kepsek SMAN 1 Aek Natas Diduga Korupsi Dana Bos TA 2024-2025

Labuhanbatu Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) I Aek Natas Bayu Wahyudi diduga Korupsi Dana Biaya Operasional Sekolah (Bos) Tahun Anggaran (TA) 2024-2025. dugaan tersebut…...

Gema Takbir di Zona Rokan: Ratusan Hewan Kurban PHR Alirkan Kebahagiaan hingga ke Pelosok Desa

Pekanbaru-Portalriau.com-- Gema takbir Hari Raya Iduladha 1447 H tidak hanya membawa kedamaian spiritual, tetapi juga mengalirkan kebahagiaan di sekitar wilayah operasi PT Pertamina Hulu Rokan…...

MTQ ke-55 Dan FSQ ke-40 Tingkat Kabupaten Labuhanbatu Resmi Ditutup

Labuhanbatu, Portalriau.com- MTQH ke- 55 dan FSQ ke- 40 tingkat Kabupaten Labuhanbatu tahun 2026, bertempat di Ex Terminal Padang Bulan Jl. Baru Bay Pass Kelurahan…...