FGD Pembangunan Industrial Vegetable Oil Di Kawasan Teknopolitan Berkelanjutan
Portalriau.com-Pelalawan. Pembangunan berkelanjutan Industri Hulu dan Hilir di Kabupaten Pelalawan, Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan di gedung kampus Sekolah Tinggi Teknopolitan Pelalawan. Selasa,21/01/2020
Acara FGD dengan tema" Pembangunan Pilot Plant Produksi Industrial Vegetable Oil (IVO) di Kawasan Teknopolitan Pelalawan".
Dalam kegiatan turut hadir Dirjen Agro Industri Kementerian Perindustrian RI Bapak Ir. Abdul Rochim MSi, Asissten Deputi Bid.Infrastruktur dan Pertambangan dan Energi Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Bpk Ir Yudi Prabangkara DEA beserta jajaran, Direktur Pusat Teknologi Kawasan Spesifik dan Sistem Inovasi BPPT Dr.Ir Iwan Sudrajat MSEE beserta jajaran, Direktur Tanaman Tahunan dan Penyegar Dirjen Perkebunan Kementan Dr. Ir Agus Wahyudi MS, Staf Ahli Bidang Sinergi Ekonomi dan pembiayaan Kemen PPN /Bappenas beserta Tim Milenium Chalenge Corporation Maurin Sitorus, Perwakilan direktorat Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bappenas Yogi.
Pemkab Pelalawan turut hadir juga Bupati Pelalawan HM Harris, Wakil Bupati Pelalawan Drs H Zardewan MM, Assisten 1 Pemerintahan Zulhelmi, Assisten II Pembangunan Drs Atmonadi, Kepala Bappeda Ir Syahrul Syarif, Kepala BPMPTSP Budi Surlani, Kadis DLH Eko
Kata sambutan dalam pembukaan acara Focus Group Discussion (FGD) oleh Bupati Pelalawan HM Harris menyampaikan " mengucapkan selamat datang kepada tamu undangan dan seleuruh peserta di kawasan Teknopolitan Pelalawan " Kawasan Inovatif Hilirisasi Sawit Penghela Perekonomian dan Daya Saing Nasional".
Dan ini merupakan menjadi bagian dari tekad Pemerintah Kabupaten Pelalawan mempersembahkan daya upaya dan kontribusi terhadap peningkatan daya saing juga kemajuan Indonesia.
Selanjutnya, ini sebagai Visi pembaharuan dan kemandirian diperkuat sistem Inovasi merupakan pendekatan dan konsep pembaharuan yang di acu oleh Kabupaten Pelalawan untuk menjadi Kabupaten terhadap lepas dari ketertinggalan. Ungkapnya.
Kabupaten Pelalawan berada pada posisi yang strategis dengan potensi Sumber Daya Alam yang melimpah mendorong Kabupaten Pelalawan berkembang menjadi tujuan hidup banyak orang. Perkembangan ini tentunya di ikuti dengan semakin kompleksnya permasalahan Pembangunan.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Pelalawan secara konsisten melaksanakan 7 (tujuh) sasaran strategis pembangunan Pemerintah Kabupaten Pelalawan untuk mengatasi dari 5 (lima) indikator permasalahan pembangunan. Terangnya.
Perwakilan dari Bappenas Yogi menjelaskan dalam acara FGD" pada tahun 2015 sebuah formasi merencanakan Kawasan Teknopark dan akhirnya terwujud juga, kami sangat bangga kepada Bapak Bupati Pelalawan HM Harris".
Secara garis besar yang dibutuhkan bisa mensukseskan dan akhirnya membangun program green field yang di inisiasikan dari pihak Kementerian Perindustrian adalah dalam hal singkronisasi dengan kegiatan pengembangan BBN (Bahan Bakar Nabati) secara Nasional.
Selanjutnya, komponen untuk set kegiatan bidang prioritas seperti ini ada tupoksi, tetapi yang kami pelajari dan kami pahami dilevel pemerintah pusat memang dibutuhkan sistem komando dengan menjalankan apa yang tercantum didalam road map itu sendiri. Ungkapnya. (ERIZAL)