H.Adri, SE Temu Ramah Bersama Warga Pematang Pudu Dan Duri Timur Dalam Kegiatan Reses
Duri- portalriau.com- Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis H.Adri, SE Ahad (23/8/20 ) menggelar kegiatan reses bersama masyarakat RW 4,8 dan 13 Kelurahan Pematang Pudu dan kemudian dilanjutkan Senin (24/8/20) bersama masyarakat Jalan Imam Bonjol Kekurahan Duri Timur Kecamatan Mandau.
Kehadiran legislator dari Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) ini disambut hangat oleh ratusan warga sekaligus temu ramah dan bersilaturahmi bersama masyarakat.
" Selain menyerap aspirasi masyarakat, saya hadir juga untuk bersilaturahim dengan masyarakat.Mudah mudahan silaturahim ini menjadi amal ibadah buat kita semua," kata H Adri, SE dalam sambutan awal.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis ini jùga menyampaikan edukasi terkait Pandemi Covid-19 kepada masyarakat.Dan juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar menaati protokol kesehatan.
Dalam sesi dialog warga Pematang Pudu dan Duri Timur menyampaikan aspirasi yang sama diantaranya terkait masalah banjir, jalan, drainase dan juga bantuan operasional masjid dan musola.Selain itu masyarakat juga curhat kepada H Adri terkait pendidikan yaitu belajar daring saat Pandemi Covid-19 .Selain itu menyampaikan pengangguran yang saat ini semakin meningkat.
Menerima berbagai aspirasi terkait banjir H Adri menyampaikan penanganan banjir di Mandau sudah diusulkan tahun 2021 mencapai Rp 32 M
" Penanganan banjir di Mandau akan dilakukan menyeluruh tidak putus putus.Kita sudah usulkan anggaran mencapai Rp 32 M.Terkait belajar daring masyarakat diharapkan tetap bersabar menunggu Covid-19 berlalu.Karena persoalan pendidikan saat ini langsung dikontrol pusat.Persoalan naker saat ini merupakan bom waktu akibat peralihan dari Chevron ke Pertamina hal itu terjadi karena tidak ada kontrak baru dan pekerjaan .Hal ini tidak bisa dipungkiri
namun tetap dilakukan terobosan sebagai solusi," papar H Adri, SE.
Seluruh aspirasi tersebut kata H Adri akan menjadi PR untyk diperjuangkan di paripurna DPRD Bengkalis.
"Tidak semua yang masuk dalam musrenbang itu dapat diakomodir.Namun butuh pengawalan.Mudah mudahan pandemi Covid-19 segera berakhir.Sehingga anggaran yang sudah disetujui dapat digunakan maksimal dan semua usulan dapat terealisasi.Jangan terjadi lagj seperti tahun 2020 ini dimana banyak proyek dipending.Karena banyak dana digeser untuk penanganan Covid-19,", tutupnya ( jon)