Atasi Kelangkaan LPG 3 Kilo Pangkalan di Duri Gelar Operasi Pasar
Duri- portalriau.com- Keresahan warga Duri atas kelangkaan gas LPG 3 kilogram untuk masyarakat miskin dalam beberapa hari lalu mendapat tanggapan dari pihak Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bengkalis.Salah satunya bersama pihak sejumlah pangkalan yang ada di Kecamatan Mandau menggelar operasi pasar
Gas LPG 3 kilogram dengan harga sesuai dengan HET yaitu Rp 17.500 per tabung.
" Hari ini merupakan hari kedua kita laksanakan operasi pasar terkait gas LPG 3 kilogram.Kemarin (4/11/19) pagi PT Wahana Adidaya Prima di pangkalan Yusnimar Jalan Subrantas sebanyak 560 tabung LPG 3 Kilogram dengan harga sesuai dengan HET Rp 17.500 pertabungnya.Dan hari ini di pangkalan Khairul T depan Kantor Lurah Duri Timur Mandau juga sebanyak 560 tlapan dengan harga yabg sama,,", kata Khairul selaku pemilik pangkalan.
Pantauan di lapangan Selasa (5/11/19) ratusan warga terlihat antri sambil membawa tabung gas kosong dengan tertib.Tanpa proses panjang setiap warga memperoleh 1 tabung gas 3 kilogram dengan harga sesuai dengan HET.
"Terima kasih kepada pihak pemerintah yang telah merespon keluhan kita soal gas 3 kilogram ini.Sempat kita beli seharga Rp 30 ribu per tabung.Dan itupun sulit diperoleh.Harapan kita kedepannya agar pihak pemerintah dapat melakukan pemantauan soal harga di lapangan.,", kata salah seorang IRT yang telah mendapatkan gas LPG.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperind) Kecamatan Mandau, H Sitinjak saat dihubungi mengatakan bahwa operasi itu akan dilaksanakan selama sepekan kedepan dan secara bergantian pada sejumlah perusahaan.
"Sepekan ini terus akan dilakukan pasar murah disejumlah titik yang dianggap rawan kelangkaan. Mudah mudahan dapat mengatasi masalah ini. Hanya saja, wewenang kami untuk mengawasi tidak ada lagi, sudah wewenang disperindag Provinsi Riau.Kita harapkan dengan operasi pasar ini warga terutama warga kurang mampu dapat terbantu untuk memperoleh gas 3 kilogram sesuai dengan HET.,", kata H Sitinjak.( jon