Komisi II DPRD Bengkalis Meradang ,terkait pengerjaan Bestek pengecoran beton tiang pancang DIC
Portalriau.com, Duri= Terkait Dengan Video Yang Beredar DURI, Disosial media (sosmed) Facebook beredar video mengenai pengecoran beton tiang pancang Duri Islamic Center (DIC).
Diduga tiang pancang yang dibuat secara manual tersebut menjadi landasan bangunan DIC yang mana digadang-gadangkan merupakan Islamic Center termegah se Provinsi Riau. Yang beredar di sosmed Facebook dengan durasi video 4.33 menit ini mendapat komentar keras dari Komisi II DPRD Bengkalis, Rianto.
"Menanggapi pembuatan tiang pancang untuk bangunan DIC Saya selaku anggota Komisi II DPRD Bengkalis akan segera memanggil pihak Dinas PU Bengkalis terkait dengan pembuatan tiang pancang. Kita akan segera pastikan apa yang beredar di sosial media bahwa tiang pancang sudah memenuhi standar atau tidak sesuai dengan permintaan bestek. Kalau memang dilakukan secara hitung manual segera di uji beton yang ada print out klasifikasi beton dari pihak terkait.
Jika tidak sesuai akan kita permasalahkan, "terang Rianto.Anggota DPRD Komisi II ini juga meminta pihak PPTK harus klarifikasi ini.
"Kalau memang ini tidak benar layangkan surat kepada rekanan dan segera gantikan tiang pancang sesuai dengan standar dan permintaan bestek.
Jika ini dibenarkan mana print out terkait cor beton manual yang dilakukan sendiri. Kita minta lakukan pengawasan dan surati secara kedinasan serta surat tersebut tembuskan ke Komisi II DPRD Bengkalis, "tambahnya.
Untuk diketahui jumlah anggaran yang digunakan untuk pembangunan tahap awal DIC Senilai Rp. 38.412.636.000 Miliyar .
"Saya meminta kontraktor atau rekanan jangan main-main dengan pembangunan rumah ibadah umat muslim Islam yang dibiayai pakai APBD Bengkalis 2019. Ini proyek publik dan harus diawasi oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Jika ada yang salah segera laporkan ke Komisi II DPRD Bengkalis. Jangan kurang ajarlah pihak rekanan dengan proyek DIC ini. Ini kepentingan umat islam, "tutup Rianto dengan tegas. sumber Innews60.com.
media Portalriau.com minta tanggapan dengan LAMR Mandau Zulfikar Indra "Jika memang pembuatan tiang pancang DIC itu sudah sesuai dengan ketentuan bangunan, seharusnya pihak rekanan harus menjelaskan kepada publik bahwa supaya tidak menjadi tranding topik,tunjukkan sertifikat dari pihak terkait.
Tapi jika itu tidak sesuai kita minta pihak rekanan yang memenangkan tender proyek itu harus bertanggung jawab.Zulfikar Indra juga sangat setuju dengan penghentian yang dilakukan oleh instansi terkait,dan meminta kepada masyarakat mari kita bersama-sama mengawasi pekerjaan pembangunan DIC ini"tegas Zulfikar Indra .(red).