Air Terjun Linggahara, Wisata Memukau Di Labuhanbatu

Air Terjun Linggahara, Wisata Memukau Di Labuhanbatu

Labuhanbatu, portalriau.com- Siapa belum pernah ke Air Terjun Linggahara? Wisata alam satu ini terletak di Rantau

Selatan, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara. Air Terjun Linggahara juga dikenal dengan

sebutan air terjun kembar dan merupakan salah satu objek wisata andalan di Labuhanbatu. Air

terjun ini berada dalam kawasan hutan lindung Labuhanbatu.

Linggahara memiliki panorama yang menawan, perpaduan dari keindahan alam; pepohonan

dan dua air terjun yang saling berdekatan yang bersumber dari celah-celah bebatuan lereng

Bukit Barisan. Sehingga ini membuat kawasan Linggahara menjadi destinasi yang cocok untuk

dikunjungi dengan niat melepas penat. Letaknya yang strategis membuat para pengunjung

sering berdatangan, entah untuk bersantai, menikmati pemandangan, atau sekalian

mengabadikan momen-momen di lokasi wisata tersebut.

Hal ini juga didukung oleh fasilitas yang dibuat oleh pengelola, di mana bisa dikatakan ramah

terhadap lingkungan, seperti tempat duduk, pondok istirahat yang terbuat dari kayu dan batu,

terdapat juga beberapa rumah joglo. Melengkapi suasana rehat bagi pengunjung, ada juga satu

lokasi tempat khusus hiburan bagi pecinta musik lengkap dengan fasilitasnya membuat suasana

syahdu dibawah rindang pepohonan. Selain itu, pengelola juga menyediakan kolam buatan

khusus untuk orang dewasa jika ingin berenang.

Bila Anda berasal dari kota Rantauprapat, lokasi ini dapat dijangkau dengan waktu tempuh

sekitar 30 menit perjalanan. Sedangkan pengunjung yang berasal dari pusat Kota Medan akan

memakan waktu sekitar 7 jam 30 menit dengan jarak tempuh sekitar 303 kilometer. Alternatif

lain jika Anda ingin berkunjung ke tempat ini, tak sulit untuk menemukan lokasinya. Letak

objek wisata ini hanya berjarak 8 kilometer dari Jalan By Pass Rantauprapat. Begitu tiba di

lokasi Air Terjun Linggahara, tiap pengunjung akan dikenakan tiket retribusi sebesar

Rp.10.000, dan biaya parkir Rp. 5.000.

Ketika menginjakkan kaki ke air terjun ini, pengunjung akan merasakan suasana alam yang

menenangkan. Tepat dibawah air terjun pertama, curamnya alur air seolah tumpah yang

memperindah suasana bersantai dengan gemericik air. Sedangkan di bawah kucuran air terjun

satunya lagi, terdapat beberapa bongkahan batu bukit berukuran besar yang sering dijadikan

pengunjung sebagai tempat menggelar makanan dan minuman yang sengaja dibawa

sebelumnya untuk piknik. Kepulan uap berasal dari air terjun yang hampir menutup lumut

didinding bebatuan berwarna kehitam-hitaman juga menjadi pemandangan yang menyejukkan.

Suara kicauan burung bersahutan menguatkan nuansa alam yang kental. Berkunjunglah ke Air Terjun Linggahara, rasakan sendiri kesyahduannya.(Toni).

Berita Terkait

Wabup Jamri Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST., memimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Lapangan Diklat BKPP Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (18/06). Kegiatan…...

Wakil Bupati Labuhanbatu Ikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah Untuk Bantuan Bencana se-A

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu mengikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) untuk bantuan daerah terdampak bencana se-Aceh yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam…...

Bupati Labuhanbatu Sambut Kepulangan 217 Jamaah Haji Kloter 13 di Asrama Haji Medan

MEDAN,Portalriau.com– Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM, menyambut langsung kepulangan Jamaah Haji Kelompok Terbang (Kloter) 13 asal Kabupaten Labuhanbatu di Asrama Haji Medan,…...

217 Jama'ah Haji Labuhanbatu Tiba di Bumi Ika Bina En Pabolo

Labuhanbatu,Nusa24.com- Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Bumi Ikata Bina En Pabolo saat Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menyambut kepulangan rombongan jemaah haji asal daerah tersebut, di…...

Meriahnya Perayaan 1 Suro di Desa Kampung Baru, Ribuan Warga Antusias Ikuti Kirab Budaya Jawa

Labuhanbatu, Portalriau.com- Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang bertepatan dengan 1 Suro 1960 Jawa di Desa Kampung Baru,…...