Lemtari Minta Gubri Perjuangkan kebun  Ilegal

Lemtari Minta Gubri Perjuangkan kebun Ilegal

Pekanbaru, portalriau.com l Lembaga Tinggi Masyarakat Adat Republik Indonesia (LEMTARI ) meminta agar Gubernur Riau untuk terus memperjuangkan penertiban kebun sawit yang dikelola secara illegal oleh oknum oknum tidak bertanggung-jawab di Riau.

 

" Karena kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan luas lahannya juga tidak sedikit,  1, 8 juta hektar,  itu jumlah yang fantastis " Ujar  Ketua umum LEMTARI, Suhaili Husein Dt Mudo kepada awak media di Pekanbaru (5/9).

 

Lebih lanjut Menurut Suhaili,  pengelolaan ilegal yang dilakukan oknum-oknum ini sudah berlangsung lama dan bukan rahasia lagi,  sayangnya kondisi ini dibiarkan begitu saja. 

 

"Makanya kami mendukung Gubernur Riau untuk menertibkan ini,  jangan gentar dan takut,  kami LEMTARI akan memberikan dukungan penuh," Ujarnya.  

 

Dijelaskannya, Bahkan LEMTARI siap menjadi garda terdepan jika memang ada yang menghalangi. Ia juga memberikan apresiasi kepada DPRD Prov Riau yang telah membentuk pansus soal kebun Ilegal ini,  bahkan dari hasil temuan pansus ini diketahui ternyata lebih satu juta hektar lahan yang harusnya menjadi hutan lindung,  hutan adat bahkan milik masyarakat sudah dijarah diam-diam oleh perusahaan dan oknum yang tidak bertanggung-jawab.

 

"Hanya saja kerjaan harus diselesaikan secara tuntas,  DPRD Riau sudah memulai,  bahkan sudah menyerahkan nama -nama perusahaan ke Mapolda Riau,  sekarang saatnya gubernur atau pemerintah yang harus bersikap tegas untuk mengeksekusi,  kami masyarakat Adat siap membantu dan mendukung, "ujarnya 

 

Ditambahkannya, Karena penertiban ini akan menguntungkan masyarakat,  ada juga pemerintah. Selama ini masyarakat adat dengan hutan ulayat nya selalu menjadi korban. tegasnya lagi.

 

Disisi lain Sebelumya, Ketua Lembaga Adat Kampar (LAK) H.Syartuni Dt Paduko Majo menyampaikan hal yang sama, Ia juga meminta agar gubernur Riau dalam hal ini segera menertibkan dan memberikan dukungan kapada pemerintah Riau.  

 

" Dan para anak kemenakan tidak perlu gusar karena yang akan ditertibkan tentunya yang bermasalah bukanya lahan milik anak kemenakan," tutupnya. (Dpr/Tim)

Berita Terkait

Bupati Dan Wakil Bupati Labuhanbatu Hadiri Pembukaan Musprov XII PMI Sumut, Terima Penghargaan Atas

Labuhanbatu, Portalriau.com- Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., didampingi Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, menghadiri pembukaan Musyawarah Provinsi (Musprov) XII Palang Merah Indonesia…...

PHR Hadirkan Senyum dan Ruang Tumbuh Bagi Generasi Muda di Riau

Pekanbaru - Portalriau.com--Hari anak nasional yang diperingati 23 Juli merefleksikan kembali pentingnya perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak demi menghadirkan generasi muda unggul dan berdaya saing…...

Peringati HKN 2026, Bupati Labuhanbatu Ajak Orang Tua Jadikan Rumah Istana Aman Bagi Anak

Labuhanbatu, Portalriau.com- Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) Kelompok I di lingkungan Pemkab Labuhanbatu, Jumat (17/7/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Asisten…...

Wakili Indonesia, Caroline Cicilia Raih Emas Olimpiade Asia

Labuhanbatu, Portalriau.com- Prestasi gemilang anak bangsa di kancah internasional berhasil diukir oleh Caroline Cicilia BR Nababan bocah SD asal Kabupaten Labuhanbatu di ajang olimpiade asia,…...

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Mandau Dampingi Kelompok Tani Rawat Jagung Pipil di Duri

Bengkalis --Portalriau.com--Bhabinkamtibmas Desa Bathin Betuah Brigadir Maula Salsabila, S.H bersama Kelompok Tani Rakyat Mandiri melakukan perawatan dan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil di lahan kelompok…...