Bupati Bengkalis H.Herliyan Saleh,M.Sc, menyerahkan bantuan 16
Bengkalis Portal Riau-Bupati Bengkalis H.Herliyan Saleh,M.Sc, menyerahkan bantuan 16 (enam belas) rumah layak huni kepada Komonitas Adat Terpencil (KAT) di Desa Kembung, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Bantuan rumah layak huni seperti yang diserahkan kepada KAT ini merupakan salah satu program yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Rabu (29/1)kemaren. Program bantuan rumah layak huni yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Bengkalis ini, tidak hanya di tujukan untuk komonitas adat terpencil, namun juga ditujukan untuk kalangan keluarga kurang mampu atau yang masuk dalam kategori miskin yang selalu dianggarkan pada setiap tahun anggaran.
Setiap tahun Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah membuat rumah layak huni bagi keluarga miskin, Alhamdulillah, sampai hari ini rumah layak huni yang sudah di bangun oleh Pemerintah kabupaten Bengkalis dan sudah ditempati jumlahnya sudah mencapai ribuan unit, ucap Herliyan. Pada kesempatan itu Herliyan juga mengatakan, program yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam pemberdayaan komonitas adat terpencil ini bukan hanya sebatas pada bantuan rumah layak huni semata, namun Pemerintah juga telah menyiapkan program-pogram lain yang berkaitan dengan hal tersebut seperti dalam program pendidikan.
Pemerintah kabupaten Bengkaliis telah menyiapkan program beasiswa khusus, bagi anak-anak yang berprestasi di bidang non akademik yang melanjutkan ke perguruan tinggi untuk 41 orang dengan nilai mencapai Rp 542 Juta Rupiah. Dan bea siswa khusus untuk siswa yang berprestasi di sekolah yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi untuk 42 orang yang nilai totalnya mencapai Rp 1 Miliar rupiah.
Jika hari ini ada anak-anak suku Asli ada yang lulus SLTA, saya dorong agar mereka melanjutkan ke Akademi Komonitas Negeri Bengkalis, dan saya yakin melalui pendidikan, kedepannya ada anak-anak dari suku asli yang menjadi anggota dewan, Guru atau bahkan ada yang duduk dipemerintahan, papar Herliyan.(hendra)