Bupati Rohul Lepas Pawai Taaruf Pembukaan MTQ ke-14 Ujungbatu
UJUNGBATU- Bupati Rokan Hulu (Rohul) Drs. H. Achmad M.Si melepas peserta Pawai Taaruf Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Ujungbatu ke-14, Jumat (28/3/2014) sore. Peserta dilepas dari depan kantor Camat dan finish di halaman Gedung Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Ujungbatu.
Pawai Taaruf juga dihadiri Ketua TP PKK Rohul Hj Maghdalisni Achmad, Anggota DPRD Rohul Nono Patria Pratama SE, Camat Ujungbatu Ridarmanto, Kapolsek Ujungbatu Kompol Syofian, perwakilan Danramil Ujungbatu, semua Kades/Lurah di Ujungbatu, pengusaha, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan ribuan masyarakat.
Pada sambutannya, Bupati Rohul mengajak masyarakat untuk menjadikan Al Quran sebagai Imam dan pedoman hidup sehari-hari. Umat juga meski memahami dan menghayati kandungan isi Al Quran.
Menurut Bupati, sudah dua tahun terakhir, Pemkab Rohul mencanangkan Gerakan Menghafal Al Quran. Dia mengajak masyarakat ikut menyukseskan program itu dimulai dari pribadi, keluarga dan lingkungan tempat tinggal.
Bupati memberikan pujian kepada panitia dan peserta Pawai Taaruf MTQ Ujungbatu ke-14. Menurutnya, selama 2014 ini, peserta pawai taaruf terpanjang baru pada helatan MTQ Ujungbatu.
Usai menyampaikan sambutannya, Bupati Rohul melepas peserta Pawai Taaruf. Pelepasan ditandai dengan melepaskan balon udara. Barisan pertama sendiri kafilah dari Desa Ujungbatu Timur.
Sementara, berdasarkan laporan Ketua Panitia MTQ Ujungbatu ke-14, Berlian Siregar, jumlah peserta yang mengikuti Pawai Taaruf sekitar 3.000 orang diantaranya kafilah 325 orang berasal dari 5 desa/kelurahan di Kecamatan Ujungbatu.
MTQ tahun ini sendiri hanya pertandingkan 4 cabang yakni Tartil Quraan, Tilawah Quraan, Fahmil Quraan, dan cabang Sarhil Quraan. Pelaksanaan sendiri berlangsung tiga hari dimulai hari ini dan berakhir Ahad (30/3/14) depan.
Berlian mengaku untuk helatan MTQ Ujungbatu ke-14, membutuhkan dana sekitar Rp65 juta, diantaranya untuk hadiah para juara dengan total Rp19,5 juta. Dana yang terkumpul Rp40 juta, sehingga panitia masih tekor Rp25 juta.***(adv/hum/)