2 Peserta DO UN. Pelaksana UN di Rohil Berjalan Lancar
BAGANSIAPIAPI - Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang di mulai Senin (14/4) di wilayah Rokan Hilir (Rohil) berjalan cukup aman dan lancar, walaupun setiap sekolah berjalan sesuai dengan jadwal yang di tetapkan. namun sebanyak 2 orang peserta UN telah keluar dari sekolah atau DO.
DO peserta ini masing-masing Zulfikar, siswa MAN 1 Bagansiapiapi yang telah keluar dari sekolah bulan Desember 2013, dan satu lagi Sri Wahyuni yang keluar sekolah pada bulan Februari 2014. Keluar peserta ini dengan bermacam-macam alasan.
Dalam kegiatan UN ini, Bupati Rohil, H. Suyatno yang di Wakilkan oleh Assisten IV, Dahniar, yang di dampingi Kepala Disdik Rohil, Misnawati. Dan Kemenag Rohil, H. Agustiar. telah melakukan pemantauan di beberapa sekolah, yang menjadi target rombongan Pemkab Rohil ini yaitu Sekolah SMA 1 Bangko, SMA 2 Bangko, Sekolah Madrasah Aliyah Negeri 1 (MAN) Bagansiapiapi, SMK 1 Bagansiapiapi, dan Perguruan Wahidin Bagansiapiapi.
Dalam pantauanya, Assisten IV, Dahniar. Mengungkapkan. Pelaksanaan UN telah serentak di lakukan hari ini di wilayah Rohil. Dengan jenjang SMA sederajat telah di laksanakan di masing-masing sekolah. Dan semuanya telah terlaksana sesuai dengan agenda dan jadwal yang telah di tetapkan.
Saya lihat hari ini pelaksanaan UN di Rohil semuanya berjalan sesuai sistem, aman dan lancar. Dan anak-anak juga tidak ada yang terlambat datang, termasuk soal ujian datang sesuai jadwal. apa yang di harapkan kita semua nanti agar dapat terwujud dan anak-anak siswa dapat lulus 100 persen semua,kata Dahniar.
Dia mengatakan, usaha guru dan siswa selama ini sangat mengembirakan, dengan melakukan berbagai trobosan seperti Tri Out dan pembelajaran lainya. di harapkan apa yang di lakukan ini dapat hasil yang maksimal dan mengembirakan,kita target anak-anak siswa kita lulus 100 persen, dengan hasil yang mengembirakan. Karna target yang kita tetapkan ini wajar. Dimana dalam menghadapi UN segala terobosan ddan belajar telah kita jalani, jadi wajar kita menargetkan lulus 100 persen,tegas Dahniar.
Sementara itu, Kepala Kemenag Rohil, H. Agustiar. Mengaku, dalam pelaksanaan UN di tingkat MA sederajat tahun ini terdapat 2 peserta yang DO atau berhenti dari sekolah. Pemberhentian di karnakan berbagai alasan dan pernintaan sendiri oleh siswa,saat ini yang baru terdata ada 2 peserta yang keluar sekolah atau DO yaitu di sekolah MA 1 Bagansiapiapi, hal ini atas permintaan sendiri dengan alasan tidak mau sekolah dan ada yang akan menikah. Walaupun mereka sudah berhenti, namun nama mereka tetap mncul dalam UN. Karna sebelum mereka keluar, namun mereka telah di ajukan ke pusat untuk pelaksanaan UN. Sayangnya sebelum pelaksanaan UN mereka sudah berhenti dari sekolah,sebut Agustiar.
Kepala Disdik Rohil, Misnawati, mengungkapkan, Pelaksanaan UN tahun ini telah di ikuti sebanyak 7.600 peserta UN, yang terdiri dari 52 sekolah SMA, 25 MA, 24 sekolah SMK se Rohil,"total seluruhnya ada 107 sekolah yang mengikuti UN tahun ini dengan jumlah peserta sebanyak 7.600 siswa, yang terdiri dari 5.126 siswa SMA, 830 siswa dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN), dan 1.644 siswa dari sekolah SMK,(anto).