38 Anak Ikuti Sunat Massal Gratis yang Dilaksanakan Puskesmas Rambah

38 Anak Ikuti Sunat Massal Gratis yang Dilaksanakan Puskesmas Rambah

Portalriau.com - PASIRPANGARAIAN - 38 anak dari keluarga kurang mampu, tersebar di 14 desa/ kelurahan di Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terlihat antusias ‎ mengikuti sunat massal gratis di Puskesmas Rambah, Rabu (4/7/2018). Dimana, Bakti sosial sunat massal diprakarsai Dinas Sosial Kabupaten Rohul, Tim Penggerak PKK Kabupaten Rohul, Tim Penggerak PKK Kecamatan Rambah dan Puskesmas Rambah ini mendapat antusias dari warga kecamatan setempat.

Ketua Tim Penggerak PKK Rambah, drg. Khairunnisa, mengungkapkan, sesuai alokasi ada 30 anak yang terdaftar, namun ada 8 anak lain yang mengikuti sunatan massal, sehingga total peserta ada 38 anak. Diakuinya, selain disunat massal, 3‎0 anak mendapatkan amplop dan kain sarung. Sedangkan 8 anak lain yang baru mendaftarkan diri hanya mendapatkan kain sarung saja.

 

"Saya menghimbau jangan lupa‎ kontrol setelah tiga hari setelah sunat, dan selalu menjaga kebersihan dan juga minum obatnya secara teratur," pesan ‎Khairunnisa di sela acara yang turut dihadiri Camat Rambah Muhammad Franovandi S.STp, M.Si. ‎Lebih lanjut dijelaskanya, memang masih banyak anak yang belum disunat, namun panitia tidak bisa menjanjikan atau menambah kuota, sebab obat yang disediakan terbatas.

 

‎Sementara, Camat Rambah Muhammad Franovandi S.STp, M.Si mengaku, kegiatan sunat masal ini sangat dirasakan oleh masyarakat terlebih para orang tua yang anaknya menjadi peserta sunat massal ini. "Jadi sunat massal ini pesertanya dari 14 desa se kecamatan Rambah, semua gratis tanpa ada dipungut biaya," imbuhnya. Dirinya berharap, anak-anak yang mengikuti sunat massal ini tetap melakukan kontrol dan kebersihan, agar saat masuk sekolah sudah dalam keadaan kering.

 

Masih ditempat yang sama, Kepala Puskesmas Rambah‎ dr. Finaldy Nazir, mengatakan pada sunat massal ini melibatkan seorang dokter dan dibantu 16 paramedis dari Puskesmas Rambah.‎ Finaldy berpesan kepada puluhan anak yang baru menjalani sunat massal untuk menjaga kebersihan diri dan alat vitalnya, konsumsi makanan bergizi untuk proses penyembuhan, dan tidak lupa minum obat. "Jangan lupa tiga hari setelah sunat harus kontrol ulang ke Puskesmas dan biaya gratis," pungkasnya. (Advertorial/Humas/DPR)

 



Berita Terkait

7 Rekomendasi Film Korea Romantis dengan Kisah Cinta yang Bikin Baper

Film Korea romantis selalu punya cara tersendiri untuk membuat penonton ikut terbawa perasaan. Ada kisah cinta pertama yang penuh kenangan, hubungan yang diuji oleh keadaan,…...

Depi Rusdianto Siap Mengadu ke Dewan Pers, Namanya dicatut di Media Online

BENGKALIS, – Portalriau.com-- Depi Rusdianto, Hulubalang Tameng Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Bathin Solapan, menyatakan keberatan atas pemberitaan yang beredar di sejumlah media online…...

Peringati Hari Pangan Nasional, Pemkab Labuhanbatu Gelar Gerakan Pasar Murah di Rantau Selatan

Labuhanbatu, Portalriau.com- Turut berpartisipasi di Hari Pangan Nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu di bawah kepemimpinan Bupati dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, melaksanakan Gerakan Pasar Murah…...

Hari Santri 2026, Wabup Tegaskan Santri Harus Menguasai Teknologi Dan Berperan Menuju Indonesia Emas

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST, mengatakan hari santri 2026, mengusung tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas". Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati…...

Merajut Keberagaman di Bumi Ikabina En Pabolo, Malam Seni Budaya Labuhanbatu Pukau Ribuan Warga

Labuhanbatu,Portalriau.com- Kemeriahan Hari Jadi Kabupaten Labuhanbatu ke-81 tahun 2026 berlangsung semarak dan penuh khidmat. Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menggelar Malam Pagelaran Seni dan Budaya yang dipusatkan…...