Bupati Rohul Memperingati HAN 2017 : Minta Orang Tua Tingkatkan Pengawasan Anak
Portalriau.com - PASIRPANGARAIAN - Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Suparman S.Sos, M.Si meminta seluruh orang tua meningkatkan pengawasan terhadap kegiatan anak-anaknya. Demikian disampaikan Bupati Rohul usai memimpin Apel Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2017 di lapangan Kantor Bupati di Pasirpangaraian, diikuti ribuan pelajar dan pegawai di lingkungan Pemkab Rohul, Senin (24/7/17).
Hadir juga Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH, Wakil Kepala Polres Rohul Kompol Setyawan Eko, Ketua Pengadilan Negeri Pasirpangaraian Sarudi, serta unsur Forkompinda dan pejabat di lingkungan Pemkab Rohul. Menurut Bupati Rohul Suparman, secara umum Peringatan HAN tentunya menjadi sebuah tolok ukur (standar) secara nasional. Bagaimana ke depan perlindungan hukum terhadap anak ditingkatkan, sehingga mereka menjadi anak berkualitas, beriman dan bertaqwa. "Nah, kendala-kendalanya yang harus kita carikan solusi, dan anak-anak kita mendapatkan pelayanan haknya. Ini yang harus kedepankan melibatkan semua sistem," jelas Bupati Suparman. Khusus di Kabupaten Rohul, diakui Bupati Suparman, tentunya Peringatan HAN dimaknai sangat penting. Bupati ingin regenerasi dilakukan di daerahnya merupakan regenerasi yang terencana dengan baik dan berkualitas, berdasarkan keilmuan dan ketaqwaan. Serta regenerasi yang jadi pedoman dalam membuat program.
Regenerasi dianggap penting apalagi dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat. Selain bermanfaat, namun anak-anak harus dibentengi agar tidak terjebak dengan teknologi, sehingga mereka tidak mengakses situs-situs berbahaya yang tidak layak ditonton anak-anak, seperti situs porno dan situs-situs bisa menjerumuskan anak-anak. Di sisi lain, diakui Bupati Suparman, kemajuan teknologi juga dibutuhkan anak-anak sebagai pendukung belajar mereka. Dari itu diperlukan peran aktif orang tua dalam mengawasi kegiatan anak-anaknya. "Di sinilah orang tua harus berperan aktif dalam mendampingi anak-anak mereka di dalam belajar mengajar, baik di rumah atau sekolah, sehingga teknologi digunakan secara positif," harapnya.
Orang nomor satu di Kabupaten Rohul ini memaparkan ada beberapa yang mengkhawatirkan nasib anak-anak, pertama soal maraknya peredaran Narkoba. Apalagi, sekarang ini tidak sedikit kaum perempuan yang terlibat dalam peredaran barang haram. "Kalau ibu-ibu yang kita harapkan selalu dekat dengan anak-anak sudah terlibat Narkoba, kita khawatir dengan anak-anak kita," kata Bupati Rohul. Mantan Ketua DPRD Provinsi Riau ini mengaku Narkoba sudah menjadi skala prioritas di Rohul. Pemkab Rohul sendiri akan menerbitkan Perda tentang Narkoba. Perda ini untuk menyelamatkan anak-anak Rohul dari bahaya Narkoba, dan dalam waktu dekat akan dijabarkan. Bukan itu saja, kemajuan teknologi juga membahayakan anak-anak jika tidak dikontrol dengan baik oleh orang tua dan sekolah. "Sebab anak-anak sangat riskan terjebak dengan keinginantahuan mereka yang berlebihan. Sehingga perlu peran orang tua dan sekolah," imbaunya.
Tantangan global juga menjadi kekuatiran pemerintah dan orang tua saat ini. Sebab, ketika anak-anak di usia produktif, mereka harus bisa bersaing dengan anak-anak lain, terutama di dunia kerja. "Tatangan global ini juga jadi kerisauan kita. Sebab semua orang yang tampil sebagai juara itu adalah orang-orang yang berkualitas yang dituntut oleh zamannya," ungkap mantan Ketua KNPI Riau ini. Upaya menyiapkan anak-anak menghadapi tantangan global, jelas Bupati Suparman, Pemkab Rohul mengajak seluruh elemen bekerjasama dalam membangun semangat anak-anak di Negeri Suluk Berpusaka Nan Hijau, sehingga anak-anak tetap semangat dan tidak tertinggal dengan daerah lain."Sebab daerah dan negara lain sudah melakukan pembangunan semangat anak-anak saat ini," tandas Bupati Rohul Suparman. (Advertorial/Humas/DPR)