Bupati Sukiman Perjuangkan Pengadaan Rangka Baja 5 Jembatan di Rohul ke Pusat

Bupati Sukiman Perjuangkan Pengadaan Rangka Baja 5 Jembatan di Rohul ke Pusat

Portalriau.com - Pasir Pengaraian  - Keterbatasan kemampuan keuangan daerah Kabupaten Rokan Hulu, dalam membangun infrastruktur jalan dan jembatan di pedesaan yang menjadi kewenangan kabupaten, Bupati Rokan Hulu H Sukiman akan berjuang ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), untuk mendapatkan dana pembangunan jalan dan jembatan melalui APBN.

 

Karena untuk saat ini, ada 5 pembangunan jembatan yang dibangun tahun lalu melalui dana Bantuan Keuangan (Bankeu)  Provinsi Riau yakni pembangunan abutment dan pilar jembatan,  terkendala untuk kelanjutan pengadaan rangka jembatan baja.Sehingga untuk menuntaskan 5 pembangunan jembatan tersebut, pemerintah daerah tahun ini mengusulkan ke Kementerian PUPR Republik Indonesia untuk pengadaan Rangka Baja jembatan tersebut.

 

Bupati Rokan Hulu H Sukiman disela-sela meninjau Jembatan Sei Batang Lubuh pada ruas jalan Ujung Gurab-Surau Munai sepanjang 120 meter, Kamis, (14/2) menyebutkan, dirinya akan berjuang ke Kementerian PUPR untuk mendapatkan anggaran kelanjutan pembangunan jembatan melalui dana APBN.Karena saat ini kelima jembatan yang dibangun itu, baru sebatas ABT dan pemasangan Pilar melalui dana Bankeu Provinsi Riau tahun 2018 lalu. Untuk kelanjutannya diperlukan pengadaan ranka baja jembatan.

 

Lanjutnya, termasuk Jembatan Sei Batang Lubuh pada ruas jalan Ujung Gurab-Surau Munai Kecamatan Rambah Hilir, dan empat jembatan lainnya seperti Jembatan Sei Rokan pada ruas jalan lingkar Ujung Batu 120 meter, Jembatan Sei batang Lubuh pada ruas jalan menuju Aek Martua Kecamatan Bangun Purba sepanjang 120 meter (jembatan Gantung).Kemudian Jembatan Sei Batang Lubuh, pada ruas Jalan Kota Tengah-SP3 Muara Jaya sepanjang 120 meter. Jembatan Sei Batang Kumu pada ruas jalan Suka Damai-Mahato sepanjang 80 meter yang kini menunggu pengadaan rangka.

 

‘’Kita akan usulkan pengadaan Rangka baja untuk jembatan yang kini terkendala lanjutannya pembangunannya ke Kementerian PUPR. Mengingat keterbatasan kemampuan keuangan daerah. Kita harapkan dari 5 jembatan yang kita usulkan pengadaan rangka baja itu, diakomodir oleh Pusat melalui dana APBN Perubahan 2019. Kalau tidak bertahap, tahun ini ada tiga pengadaan ranka baja jembatan,’’ sebutnya.

 

Orang nomor satu Rohul itu menjelaskan, ditengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah, pembangunan yang sedang dilaksanakan tidak boleh mundur tetapi bagaimana ada terobosan dan inovasi yang harus dilakukan, dalam mendapatkan anggaran, tidak saja melalui APBD Riau tapi bisa lobby dana APBN.‘’Kita sudah intruksikan Kadis PUPR Rohul Anton, untuk menyiapkan kelengkapan administrasi yang dibutuhkan, apakah itu proposal dan surat untuk kementerian PUPR RI, dalam menuntaskan kelanjutan pembangunan 5 jembatan yang terkendala untuk pengadaan rangka bajanya,’’ jelasnya.

 

Sementara itu, Kadis PUPR Rohul Anton ST MM, Kamis, (14/2/2019) menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan kelengkapan yang dibutuhkan dalam mendapatkan dana APBN Perubahan 2019, untuk kelanjutan pembangunan 5 jembatan yang terkendala dalam pengadaan rangka baja.Diakuinya, pihak Kementerian PUPR RI sepekan lalu telah turun ke Kabupaten Rokan Hulu melakukan survey terhadap pembangunan 5 jembatan yang terkendala dalam kelanjutan pengadaan rangka baja jembatan yang kini telah dibangun ABT nya.

 

‘’Tim Kementerian PUPR telah survey lapangan ke Rohul, melihat kondisi pembangunan 5 jembatan itu. Kita harapkan perjuangan Pemkab Rohul untuk mendapatkan anggaran pengadaan rangka baja 5 jembatan bisa terwujud melalui dana APBN Perubahan 2019,’’ jelasnya.Anton mengatakan, setiap tahunnya, Kementerian PUPR RI melakukan kegiatan pengadaan jembatan rangka baja melalui dana APBN. Tentunya dari pengusulan pengadaan rangka baja jembatan oleh pemerintah daerah, Rokan Hulu mendapatkan bantuan untuk pengadaan rangka baja untuk jembatan tersebut.

 

Dia menambahkan, pelaksanaan pembangunan ABT dan Pilar kelima jembatan itu, dananya bersumber dari Bankeu Provinsi Riau sekitar Rp70 miliar.Untuk penuntasan pelaksanaan kegiatan 5 jembatan itu,  tambahnya, seharusnya tuntas di akhir tahun 2018. Namun ada penambahan waktu 50 hari kalender untuk penuntasan proyek, mengingat dalam pelaksanaan ABT tersebut terkenda dengan faktor hujan.(Advertorial/Humas/DPR)

 

Berita Terkait

Musrenbang Kecamatan Mandau Tahun 2026, Camat Riki Sesalkan Masyarakat Buang Sampah Sembarangan

DURI –Portalriau.com-- Bupati Bengkalis Ibu Kasmarni, S.Sos., M.MP., pada hari ini Rabu (28/01/2026), membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Mandau, perencanaan tahun 2027, yang mana…...

Semangat Kemerdekaan Membara, Camat Mandau Riki Rihardi Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI

Mandau, Portalriau.com---Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Kantor Camat Mandau saat digelar Upacara Penaikan Bendera Merah Putih memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin 17 Agustus 2026…...

Usman Bahri S.A.P Anak Suku Sakai asli, Pengusaha Muda lokal pertama menjalankan proyek RIG di PHR

DURI,— Portalriau.com--Pertama dalam sejarah perminyakan di Indonesia khusus nya di Riau. "Usman Bahri S.A.P".,sang anak Sakai yg berhasil menjadi putra daerah lokal pertama yang berhasil…...

Bupati Dan Wabup Labuhanbatu Hadiri Pelantikan BMPS Periode 2026-2031,Dorong Penguatan Pendidikan Sw

Labuhanbatu, Portalriau.com-Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., bersama Wakil Bupati H. Jamri, ST., menghadiri pelantikan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Labuhanbatu periode…...

Bupati Labuhanbatu Hadiri Peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia Ke-81

Labuhanbatu,portalriau.com-Bupati Labuhanbatu menghadiri peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke 81 yang diselenggarakan di Ruang Adhiyaksa Hall Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, Rabu 2/9/2026. Kehadiran Bupati Labuhanbatu…...