Diramaikan Puluhan Ribu Masyarakat, Pawai Taaruf MTQ Rohul ke-14 di Pasirpangaraian Semarak
PASIRPANGARAIAN-Ratusan ribu masyarakat Rokan Hulu (Rohul) tumpah ruah di Jalan Tuanku Tambusai Pasirpangaraian untuk melihat Pawai Taaruf pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Rohul ke-14, Kamis (19/6/14) sore. Pawai taaruf ini diikuti seluruh kecamatan dan kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan pemerintah daerah.
Peserta pawai taaruf MTQ Rohul ke-14 dilepas oleh Bupati Rohul Drs. H. Achmad M.Si, didampingi Wabup Ir. H. Hafith Syukri MM, Sekdakab Rohul Ir. H. Damri Harun MM, unsur Forkompinda, serta kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
Berbagai kekayaan alam, budaya, adat istiadat dan kesenian dari 16 kecamatan ikut meramaikan pawai taaruf pelaksanaan MTQ Rohul ke-14 dipusatkan tepat di depan Madrasah Tsanawiyah Pasirpangaraian Jalan Tuanku Tambusai Pasir Putih.
Selain ikut diramaikan seluruh kecamatan dengan menampilkan mobil hias, seluruh kantor SKPD juga menampilkan keunggulan instansinya. Mulai miniatur sampai kinerja instansi mereka selama ini.
Ketua Panitia juga Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Rohul, H. Muhammad Zen SPd,MMPd, mengatakan panitia akan memberikan hadiah umroh kepada Camat dan kepala SKPD jika terpilih sebagai kontingen terbaik pertama, kedua dan ketiga.
Bagi kontingen SKPD terbaik satu sampai tiga akan mendapatkan hadiah umroh. Begitu juga bagi kecamatan terbaik satu, terbaik dua dan terbaik tiga, sampai M. Zen dalam laporannya.
Sementara, Bupati Rohul Achmad mengakui pawai taaruf MTQ Rohul ke-14 diramaikan sekitar 50 ribu peserta. Dia mengharapkan pawai taaruf melambangkan syiar mencakup semua kehidupan masyarakat.
Hal ini juga menggambarkan syiar sebagai rahmat sekalian alam. Dalam pawai taaruf juga menampilkan potensi unsur alam, budaya, adat istiadat, ekonomi masyarakat, kesenian dan inovatif ditampilkan, jelas Bupati Achmad.
Dia mengharapkan, pawai taaruf juga dapat meningkatkan keimanan umat kepada tuhan dan semakin hari dan waktu akan semakin meningkat. Diakuinya, pawai taaruf bukan saja diikuti oleh umat Islam, namun diikuti oleh umat dari agama lain. Ia sangat senang, karena umat di Rohul hidup berdampingan dan saling menghormati.
Dia menjelaskan, MTQ Rohul tahun ini dipusatkan di Purna MTQ Riau karena untuk menghemat biaya. Pasalnya, untuk membangun astaka di kecamatan setiap tahun, menelan dana sampai Rp1,5 miliar per tahun.
Soal hadiah umroh bagi kontingen terbaik satu, dua dan tiga, menurut Bupati, hadiah bukan hal utama, namun ikut menyemarakkan pawai taaruf pelaksanaan MTQ Rohul ke-14 tahu ini yang lebih utama. (adv/hum/zal) rtc/red