Dirikan Sekolah Penerbangan Di Rohul, PT ASS MoU Dengan Pemkab
Portalriau.com - ROHUL - Sebagai bentuk keseriusan dalam membuka Sekolah Penerbangan (Flaying School) dengan memamfaatkan sarana dan fasilitas Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pengaraian, PT Angkasa Super Service (ASS) melakukan penandatangan nota kesepahaman (memorandum of understanding) dengan Pemerintah Kabupaten Rohul, Rabu (6/5/2015)
Penandatangan MoU yang dilaksanakan di ruang rapat rumah dinas bupati itu, dilakukan antara General Manager PT ASS, Capt Audy L Punuh dengan Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi, turut disaksikan Kadis Ops Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru Letkol Pnb Budi, Ketua DPRD Rohul Nasrul Hadi ST MT, Forkopimda, Wabup Rohul Ir H Hafith Syukri MM, Sekda Rohul Ir Damri, Kepala Dinas, Badan dan Kantor di lingkungan Pemkab Rohul.
PT ASS selaku anak perusahaan dari Lion Group yang akan membuka Sekolah Penerbangan di Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian, mengaku optimis sekolah penerbangan yang akan dibuka Juli 2015 mendatang akan sesuai dengan target yang di inginkan pemerintah daerah.
Saat ini, pihaknya sedang mengurus perizinan di Pemerintah Pusat. "Kami sudah siap untuk mendirikan sekolah penerbangan, dan tidak ada kata pesimis.Untuk penerimaan siswanya, kita berikan peluang kepada putra dan putri Rohul khususnya Riau umumnya.Selain melakukan kerjasama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga serta Satker lainnya untuk perekrutan calon penerbangan," ujar GM PT ASS yang juga Kepala Sekolah Angkasa Aviation academy Capt Audy L Punuh.
Menurutnya, penerimaan calon penerbangan, kuotanya tergantung dari kualitas, kalau bisa memenuhi kualifikasinya berapa jumlah diterima misalnya 20-30 orang. Untuk biaya sekolah penerbangan sama dengan sama sekolah lainnya.
Diakuinya, tamatan SLTA yang akan diterima di sekolah penerbangan, tentunya harus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.Lamanya pendidikan bagi calon penerbang lebih kuran 14 bulan termasuk pendidikan darat.
Apakah tamatan sekolah penerbangan akan diterima langsung bekerja di anak perusahaan Lion Group, Capt Audy L Punuh mengatakan, calon penerbang yang berpotensi pasti diterima sebagai pilot.
Dalam pendidikan sekolah penerbangan, pihaknya menyediaka lebih kuran 10 pesawat jenis Casena yang nantinya hampir setiap hari digunakan bagi calon penerbangan selama mereka mengikuti pendidikan
“Setiap tahunnya dibutuhkan 100 pilot.Tentu tamatan sekolah penerbangan di Rohul memiliki peluang untuk memenuhi kekurangan Pilot di Indoesia,” katanya.
Sementara itu, Bupati Rohul Drs H Achmad MSi menyebutkan, penandatanganan MoU yang baru saja dilakukan antara PT ASS dengan Pemkab Rohul, sebagai bentuk keseriusan dalam mendirikan sekolah penerbangan di Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian.
Dia berharap, tindaklanjut dari penandatangan MoU, PT ASS untuk segera mengurus perizinan kepada isntansi terkait dan di Kementerian Perhubungan RI.Selain itu fisik dilapangan disiapkan, baik armada, sisi udara dan sumber daya manusia disiapkan oleh anak perusahaan dari Lion Group. Sehingga setelah perizinan keluar, ‘’Insya Allah, Juli 2015nmendatang telah bisa dilaksanakan kegiatan belajar mengajar di Sekolah penerbangan yang lokasinya di Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pengaraian. Pemerintah daerah menyiapkan fasilitas bandara, asrama siswa sementara. Sesuatu diluar dari pada fasilitas bandara, itu dibangun oleh PT ASS,’’tuturnya.
Ditempat terpisah, Kadis Ops Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru Letkol Pnb Reka Budiarsa kepada wartawan, Rabu (6/5/2015), mengaku, rencana dibukanya Sekolah Penerbangan di Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pengaraian tidak akan mengganggu aktifitas training area Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru.
“Tidak ada masalah, intinya koordinasi sebaik mungkin, sekolah penerbangan bisa berjalan disana, kami disana juga tidak teganggu pelaksanana latihan pesawat di area pasirpengaraian,” jelasnya.
Dia mengatakan, untuk training area sekolah penerbangan, agar menggunakan sebelah barat dari Bandar Udara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian.”Jangan disebalah Timur, karena itu masuk kedalam area traning kita.Ngerinya speed kita besar 1.080 km per jam dengan menggunakan pesawat tempur F-16,” tuturnya.[Adventorial/Humas/MPR]