Jelang Pilkada 2015 Eranya Para Pemimpin Muda
Kendati masih terdengar sayup, namun genderang perang siapa yang layak dan dianggap mampu untuk memimpin Bengkalis priode
berikutnya sudah ditabuh. Setidaknya dua nama senter terdengar saat ini, kedua jago tersebut, H Herliyan Saleh (Incumbent) dan, H Suyatno Bupati Rohil dengan jargon balek kampung nya.
Selain dua nama itu, sejumlah nama lain juga digadangkan-gadangkan bakal ikut beradu nasib. Seperti, H Sulaiman Zakaria (mantan sekda), H Normansyah Abdul Wahab (mantan Wabup), bahkan juga nama Arwin As (mantan Bupati Siak) ikut disebut-sebut.
Terlepas dari nama-nama tersebut, sejumlah kalangan menilai, era para pemimpin gaek itu sudah tamat. Priode 2015-2020 dan seterusnya, miliknya para anak muda, para pemimpin muda di daerah ini.
Jangan lagi ada istilah Lu Lagi Lu Lagi, saatnya anak muda Bengkalis tampil untuk memimpin Bengkalis ke depan. Anak muda lebih energik, cekatan dan piawai, ujar Ketua Forum Peduli Bengkalis, Muhammad Rozali SH, Minggu (10/8).
Siapa anak muda yang layak memimpin Bengkalis, bejibun kata Rozali. Nama-nama anak muda yang layak dan dianggap cakap bisa dirunut dari semua Kecamatan yang ada.
Untuk di pulau Bengkalis kata Rozali, ada H Indra Gunawan (Ketua DPD II Partai Golkar), ada H Heru Wahyudi (Ketua DPD PAN), Sofyan (politisi PDI Perjuangan), Bagus Santoso MP (Politisi PAN), Dr Tukiman Khateni (Akedemisi), Amrizal M.Ag (Akedemisi), Masdaruddin M.Ag serta seabreg tokoh muda lainnya.
Begitupun di Bukit Batu, ada H Azmi Rozali M.Si (poltisi PKS) Fakhrul Nizam (politisi PAN), Saiful Bahri (aktifis buruh) dan lainnya. Begitupun di Rupat, ada Abdul Kadir (Politisi PAN), Misliadi (Ketua PKB Bengkalis), Dr Zarkasih (akademisi) dan lainnya.
Belum lagi segudang tokoh muda yang ada di Kecamatan Mandau dan Pinggir serta Siak Kecil. Saya tidak katakan eranya para pemimpin tua sudah berakhir, tapi menurut saya saat ini masanya para pemimpin muda, berikan kepercayaan kepada yang muda untuk memimpin daerah ini, tukas Rozali lagi.
Para tokoh muda Bengkalis tidak hanya berkutat di lingkungan parpol, diantara mareka juga yang tunak di akedemisi menjadi dosen dan lainnya. Juga ada yang sukses menjadi para pengusaha dan aktifis LSM dan lainnya.
Kendalanya mungkin pada perahu atau parpol mana yang akan mengusung, karena selama ini kawan-kawan muda kita ini tidak berkutat di dunia itu. Itulah kenapa kita mengajak dan menghimbau para elit parpol untuk sekali-kali mempercayakan atau memberikan mandat dan dukungan kepada generasi muda di Bengkalis, saran Rozali.