Komisi IV DPRD Riau Bahas Masalah CPO ODOL Terhadap Sejumlah Pabrik Sawit
Komisi IV DPRD Riau Bahas Masalah CPO yang ODOL Terhadap Sejumlah Pabrik Sawit
Portalriau.com - RIAU - Suasana rapat kerja pemanggilan terhadap sejumlah Direktur perusahan terkait sejumlah unit truk pengangkut crude palm oil (CPO) sawit, yang sebelumnya juga ditahan oleh Ditlantas Polda Riau karna diduga bermuatan lebih atau over dimension over loading (ODOL) sempat menegangkan, pasal nya Komisi IV DPRD Riau menilai adanya ketidak lengkapan dokumen yang dibawa oleh utusan perusahan yang hadir pada saat itu.
Rapat Kerja Dengan Pabrik Kelapa Sawit dan Pabrik Kertas Yang Berada di Wilayah Provinsi Riau dilaksanakan harin Senin, (01/04/2019) di ruangan Medium DPRD Provinsi Riau dalam Rapat kerja kali ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Riau, Husni Tamrin. Didalam agenda ini Komisi IV DPRD Provinsi Riau juga membahas tentang permasalahan lingkungan pabrik terkait penanggulangan limbah dan juga sekaligus membahas permasalahan ketenagakerjaan terhadap warga lokal, permasalahan over dimensi dan permasalahan over loading.
Dalam hal ini, Husni Tamrin juga sempat meluapkan kekesalannya, dikarnakan yang hadir saat rapat kerja menurutnya tidak sesuai dengan harapan maupun kesepakatan dengan surat pemanggilan yang sudah dilayangkan, ditambah lagi dari sejumlah perusahaan yang dipanggil hanya tiga perusahaan yang hadir di Kantor DPRD Riau.
"Sesuai kesepakatan, kita mengundang direktur-direktur perusahaan itu, tapi yang datang perwakilan. Hanya tiga perusahaan yang hadir padahal ada tujuh perusahaan yang diundang untuk menghadiri rapat kerja kerja terkait persoalan lingkungan dan tenaga kerja" kata Ketua Komisi IV DPRD Riau, Husni Thamrin di DPRD Riau di kawasan jalan Sudirman, Senin (1/4). Oleh karnanya, Rapat Kerja (Raker) kali ini pun tidak berlangsung lama, rencananya pihak Komisi IV DPRD Riau kedepannya akan kembali memanggil para pihak perusahaan-perusahaan tersebut satu persatu dalam menuntas kan persoalan tersebut.
"Nanti akan kita panggil lagi, kemudian datanya akan kita cocokkan dengan yang kami temukan dilapangan" beber Husni. Disamping itu, Sekretaris Komisi III DPRD Riau yang juga politisi Partai Hanura, Suhardiman Amby memberikan keterangannya, terkait hearing tersebut, bahwa pihaknya lebih fokus tentang mobilitas truk ODOL. Menurutnya hal itu mesti mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau karna selain merusak jalan di Riau juga berkaitan dengan objek potensi pajak bagi daerah.
Usai melangsungkan Rapat Kerja dengan sejumlah Pabrik kelapa sawit dan Pabrik kertas, Ketua Komisi IV DPRD Riau berharap besar agar pembahasan dalam Rapat Kerja ini mempunyai dampak yang signifikan kepada masyarakat Riau. (Advertorial/Humas/DPR)