Ribuan Masyarakat Hadiri Ramah-Tamah Bupati Rohul Dengan Para Veteran
Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Ribuan masyakat Rokan Hulu (Rohul), menghadiri malam HUT RI ke 70 Tahun 2015 dan mala ramah-tamah dan keakraban Bupati Rokan Hulu (Rohul) dengan para veteran pejuang kemedekaan, di Rumah Dinas (Rumdis) Bupati Rohul, Komplek Pemda Rohul, Minggu (16/8) malam.
Pada kesempatan, selain tampak hadiri, Bupati Rohul Achmad, Wabup Rohul Hafith Syukri, Ketua DPRD Rohul Nasrul, Sekda Rohul Damri Harun, Ketua LAMR Provinsi Alazhar, Dandim 0313 KPR, Letkol Kav Yudi Prasetyo, Wakapolres Rohul Kompol Indra, Kepala Dinas, Badan, Kantor di lingkungan Pemkab Rohul.
Anggota DPRD Provinsi Riau Magdalisni Achmad, Tokoh-Tokoh Provinsi Riau, Roslaini Ismail Suko, Yuherman Yusuf, Muktarmariso, Husni Tambusai (Ketua IKR Jakarta) Satuan AURI Pekanbaru, Satuan Brimobda Polda Riau, Yonif 132 Bima Sakti, Satuan Polres Rohul, Satuan Kodim 0313 KPR dan ribuan masyarakat lainnya.
Kegiatan diawali dengan makan bersama, di Rumdis Bupati Rohul, setelah seluruh tamu undangan berkumpul di Pendopo Bupati, kemudian para tamu disambut dengan tari persembahan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Rohul.
Pada kesempatan itu, Bupati Rohul menjelaskan, kalau HUT RI di Rohul, ini menghadirkan 600 personil, itu termasuk nilai juang, kepada negeri ini. Momentum 17 Agustus 1945, evalusai dan intropeksi diri. Sebab perjuangan para pahlawan yang sudah mengorbankan segalanya untuk bangsa ini, baik darah, jiwa, harta dan jawa untuk kemerdekaan negeri ini.
"Jadi inilah perlu dilakukan pemrbaharuan nilai-nilai dan semangat kita, jadi dengan momen ini kita dituntut banyak bekerja dan tidak mengeluh, semangat nilai inilah dibuat untuk membangun Rohul menjadi sebuah peradaban, karena pembangunan kota ini, bervisi membangun peradaban dan krakter manusia," ujarnya.
Tersunya, membangun Kota Pasir Pangaraian ini ada dua fungsi, yakni bangunan fisik bangunan moral dan spritual. "Namun apa yang kami lakukan hari ini belum apa-apanya, seperti Masjid Agung Madani Islamic Center (MAMIC) Rohul, tempat beramalnya bupati-bupati yang akan datang, kami juga masih punya kekurangan di sana-sini, jadi jika semua sudah kaya raya, terus sama siapa lagi untuk bersedekah, jadi kedepan jika ada orang miskin itu ladang amal bagi orang kaya," imbuhnya.
Dilanjutkannya, tentu harapan bersama, nanti tiga kandidat Calon Bupati Rohul bisa membangun infrastruktur, cuma nanti diperlukan pemimpin yang mau melaksanakan shalat lima waktu sehari semalam, puasa senin-kamis, program membaca Alquran, iktikaf setiap kamis malam dan lainnya. "Jadi Bupati di masa mendatang, jangan mengabaikan agama, karena agama ini yang akan menuntun kita, buktinya semakin geliatnya syiar agama ini di Rohul malah banyak sumur-sumur minyak tumbuh-tumbuh di mana-mana, kemudian masih banyak lagi potensi-potensi lainnya," cetusnya.
Pasangan-pasangan yang maju mendekati dengan komitmen terhadap program, ini harus ditolong, jangan biarkan berjuang sendiri, meneruskan estapet bantu bersama-sama,
Kemudian, Ketua LAMR Provinsi Riau Al-Azhar, mengurai perjuangan para pahlawan kemerdekaan RI itu meski minim senjata, namun karena semangat, hingga bangsa ini terbebaskan dari penjajah selama berabad-abad. "Mengaku jika sejak kecil sudah berada di Pasir Pangaraian, namun saya terkejut, melihat perubahan yang terjadi di Rohul ini. Kota Pasir Pangaraian sangat dahsyat perubahannya, sangat membanggakan kita, sekitar 10 tahun lalu, saya berdiskusi dengan Malin Batuah Sri Amanah, kenapa Rohul, dibawak, Achmad menjawab terbaik di Provinsi Riau," beber Al-Azhar.
Lanjutnya, kalau diingat sejarah Rohul di masa dulu, ini termasuk keajaiban, karena perubahan yang signifikan. "Saya melihat bang Achmad cukup konsisten dengan rencana program dan pembangunan, saya melihat ini termasuk nilai-nilai kejuangan di masa kini yang patut dicontoh, anak-anak Rohul tidak malu lagi, jika berada di luar Rohul," terangnya.
Namun Al-aZhar juga melihat masih ada bangunan yang megah, di dalam mengalir kegiatan keagamaan selama 24 tahun, ini sangat luar biasa. Peristiwa ini hampir tidak ada ditemukan di tempat lain. Jadi kedatangan para tokoh-tokoh ini untuk memberikan support supaya Negeri Seribu Suluk ini lebih cemerlang lagi. "Dalam suasana seperti ini sangat terharu, Bang Achmad, mungkin terakhir kalinya mengikuti kegiatan seperti ini sebagai Bupati Rohul, namun kebanggaan seperti ini sungguh perlu dilestarikan, tapi akankah kebangaan-kebangaan kali akan runtuh di masa mendatang, jika nanti ada pemimpin yang baru, jadi mari kita semua komponen-komponen di Rohul, jadi mari kita berdoa supaya Rohul lebih cemerlang lagi di masa mendatang," ulasnya.
Jangan bawa negeri ini kesebuah pertarungan, jangan bawa negeri kemeja keperjudian. Saat itu Al-Azahar meminta Achmad supaya berdiri di garda terdepan supaya negeri ini jangan dipertaruhkan di meja judi, sebab jangan ada pemimpin baru yang akan meruntuh kebangaan ini. (MPR/Adventorial/Humas)