Saat Kunjungan ke Dinas Ketahanan Pangan, Bupati Kampar Tekankan Agar Memetakan Daerah Rawan Pangan

Saat Kunjungan ke Dinas Ketahanan Pangan, Bupati Kampar Tekankan Agar Memetakan Daerah Rawan Pangan

KAMPAR, Bupati Kampar Bupati H. Catur Sugeng Susanto SH mengunjungi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Senin,  (29/6/2020). Agenda ini dalam rangka menyampaikan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus disiplin, mengerti dan paham akan tugas pokok yang diembannya sesuai dengan tupoksi masing-masing.

 

Hal itu disampaikan H. Catur Sugeng Susanto, SH saat mengunjungi beberapa OPD di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar, Senin (29/6),  guna mengecek tingkat kehadiran ASN dalam suasana New Normal.

 

“Disamping untuk mengecek tingkat kehadiran ASN, saya ingin lebih mengenal tugas staf dibawah kepala dinas dan lebih akrab lagi dengan aparatur yang membantu tugas kepala Dinas di OPD ini," ujar Catur Sugeng Susanto. 

 

Dalam kunjungannya ke Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Bupati juga berpesan agar memetakan daerah rawan pangan, berinovasi dan merencanakan program sehingga masyarakat Kabupaten Kampar bisa memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri sesuai dengan potensi.

 

"Petakan kondisi pangan  di Kampar, daerah mana yang berpotensi rawan pangan, masyarakat perkebunan, ciptakan program  yang lebih kreatif dan inovatif dalam memenuhi Kebutuhan sandang masyarakat Kabupaten Kampar," ingat Bupati Catur.

 

Sementara itu, Kepala DKP Ir. Cokroaminoto dihadapan Bupati menjelaskan terkait kondisi ASN di dinasnya, kondisi gedung yang perlu perbaikan serta terkait program unggulan Ocu Mapan.

 

"Kita mengucapkan terimakasih kepada Pak Bupati atas saran dan masukanya, Bupati juga menanyakan kapan panen bayam di lokasi pencanangan Ocu Mapan tingkat Kabupaten  Kampar, dan kita sampaikan ke beliau untuk ketersediaan nya untuk panen bayam di hari Rabu, 1 Juli mendatang," ungkap Cokro.

 

Mantan Kadis Lingkungan Hidup ini juga menjabarkan bahwa kedepan Ocu Mapan akan diarahkan ketanaman yang bisa memenuhi  kebutuhan pangan  temasuk umbi-umbian, pisang disamping sayur-sayuran, sedangkan di daerah kota akan di upayakan penanaman tanaman untuk pengendalian inflasi dengan menanam cabai dan bawang tergantung teknologi dan kondisi tanah.

 

"Kedepan Ocu Mapan juga akan berkembang dalam hal teknologi penerapannya, dengan menggunakan vertikal garden maupun hidroponik," paparnya. (Edi/**)

Berita Terkait

Pergantian Antar Waktu, Muslimin Hadi Wibowo Dilantik Gantikan Almarhum Polma Tambunan

Labuhanbatu, Portalriau.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Labuhanbatu secara resmi melantik Muslimin Hadi Wibowo sebagai anggota DPRD melalui mekanisme Penggantian Antar Waktu (PAW) tahun…...

7 Rekomendasi Film Korea Romantis dengan Kisah Cinta yang Bikin Baper

Film Korea romantis selalu punya cara tersendiri untuk membuat penonton ikut terbawa perasaan. Ada kisah cinta pertama yang penuh kenangan, hubungan yang diuji oleh keadaan,…...

Depi Rusdianto Siap Mengadu ke Dewan Pers, Namanya dicatut di Media Online

BENGKALIS, – Portalriau.com-- Depi Rusdianto, Hulubalang Tameng Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Bathin Solapan, menyatakan keberatan atas pemberitaan yang beredar di sejumlah media online…...

Peringati Hari Pangan Nasional, Pemkab Labuhanbatu Gelar Gerakan Pasar Murah di Rantau Selatan

Labuhanbatu, Portalriau.com- Turut berpartisipasi di Hari Pangan Nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu di bawah kepemimpinan Bupati dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, melaksanakan Gerakan Pasar Murah…...

Hari Santri 2026, Wabup Tegaskan Santri Harus Menguasai Teknologi Dan Berperan Menuju Indonesia Emas

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST, mengatakan hari santri 2026, mengusung tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas". Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati…...