Wagubri Apresiasi Stand BPMP2T Bengkalis
Portalriau.com - BENGKALIS - Wakil Gubernur Riau (Wagubri), H Arsyadjuliandi Rachman, memberikan apresiasi atas keikutsertaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis pada kegiatan Riau Expo 2014. Apresiasi itu disampaikan Wagubri ketika mengunjungi stand Pemkab Bengkalis yang diwakili Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) di Hall Bandar Serai, Minggu (21/9) malam lalu.
“Tampilan stand dan materinya cukup bagus”, puji Wagubri singkat kepada staf BPMP2T yang bertugas sebagai pramustand saat berada di stand Pemkab Bengkalis. Kedatangan Wagubri dan rombongan ke stand Pemkab Bengkalis disambut Kepala BPMP2T, Syamsir Syukur.
Masih kata Syamsir, selama di stand Pemkab Bengkalis, selain menerima penjelasan tentang potensi investasi di Kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini, Wagubri dan rombongan juga mendapat suguhan dan menikmati berbagai juadah dan minuman khas Bengkalis yang disajikan staf BPMP2T.
Mengenai keikutsertaan pada Riau Expo 2014, mantan Sekteraris Komisi Pemilihan Umum Bengkalis ini mengatakan, sebagai bentuk partisipasi memeriahkan salah satu rangkaian acara peringatan HUT ke-57 Provinsi Riau. Selain itu, ajang tahunan yang dipusatkan di Laman Bujang Matsam, Bandar Serai Seni Raja Ali Haji (Bandar Serai) Pekanbaru tersebut, juga dijadikan sarana mempromosikan berbagai peluang investasi dan produk unggulan yang ada di Kabupaten Bengkalis.
“Baik itu dalam bentuk buku, leaflet maupun brosur. Termasuk informasi visual dalam format compact disc (CD). Seluruh materi informasi tersebut diberikan secara gratis kepada pengunjung stand Pemkab Bengkalis yang membutuhkannya”, ujar Syamsir.
Mengenai informasi peluang investasi yang disajikan, mantan Kadis Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Bengkalis ini mengatakan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta penetapan empat kawasan strategis pembangunan Kabupaten Bengkalis 2010-2015.
“Sesuai RPJMD dan penetapan empat kawasan strategis Bengkalis 2010-2015, salah satu peluang investasi yang diinformasikan kepada pengunjung stand Pemkab Bengkalis pada Riau Expo 2014, adalah pengembangan Kota Bengkalis sebagai pusat pendidikan,” tegas Syamsir.
Selain informasi peluang investasi, sambung Syamsir lagi, stand Kabupaten Bengkalis juga akan menampilkan produk-produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) hasil binaan berbagai satuan kerja perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bengkalis.
“Seperti kerajinan dan produk UMKM hasil binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Kelautan dan Perikanan serta Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Kabupaten Bengkalis”, tutup Syamsir.
Teks foto ; Wagubri H Arsyadjuliandi Rahman mengisi buku tamu ketika berkunjungan ke stand Pemkab Bengkalis pada kegiatan Riau Expo 2014, Laman Bujang Matsam, Bandar Serai Seni Raja Ali Haji (Bandar Serai) Pekanbaru, Minggu (21/9) malam lalu.
Atasi Persoalan Listrik, Bupati Adakan Pertemuan dengan Dirut PLN
Mengatasi krisis listrik di Pulau Bengkalis, Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh menemui PT. PLN Pusat di Jakarta, Selasa (23/9/2014) siang. Dalam pertemuan tersebut, ada beberapa agenda perjanjian kerjasama yang dibahas okedua belah pihak.
Rombongan Pemkab Bengkalis dipimpin Bupati Bengkalis, H. Herliyan Saleh didampingi Kadistamben Heri Indra Putra, Dirut PT BLJ Yusrizal Andayani, Dirut PT PIR Detri Karya, Dirut PT RET Erwin Iswandi. Dari manajemen PT. PLN pusat dipimpin Direktur Regional Jawa, Bali da Sumatera, Ida Ngurah Adnyana beserta kepala divisi dan staf.
Pertemuan ini membahas naskah perjanjian kerjasama terkait usulan penambahan pembangkit listrik di wilayah Bengkalis sebesar 30 MW dan usulan pembangunan jaringan bawah laut dari Desa Buruk Bakul ke Pulau Bengkalis.
“Dengan perkembangan masyarakat dan pembangunan yang kian hari semakin berkembang, kebutuhan akan energi listrik semakin hari smakin meningkat. Sementara itu ketersediaan energi listrik saat ini di Kabupaten Bengkalis masih sangat terbatas,“ ujar Bupati.
Dipaparkan Bupati, Pemkab Bengkalis telah berupaya maksimal dengan ikut berperan aktif mengucurkan dana subsidi untuk genset dan jaringan listrik. Walau demikian Pemkab sering mendapat sorotan terhadap kualitas pelayanan PLN, terutama karena intensitas pemadaman yang cukup tinggi.
“Untuk itu melalui perjanjian kerjasama ini diharapkan pihak PLN dapat meminimalisir hal tersebut,“ ujar Bupati.
Dirut Regional Sumatera, Jawa dan Bali, Iga Ngurah Adnyana berjanji akan menindaklanjuti usulan Pemkab Bengkalis dan akan menjadi skala prioritas PLN mengingat daerah ini berdekatan dengan negara tetangga Malaysia. Ia juga berjanji permasalahan krisis listrik yang terjadi di Bengkalis saat ini, diperkirakan Oktober akan normal kembali dengan penambahan daya 3 MW saat ini dalam proses.