Bengkalis Dapat Jatah CPNS Formasi GGD 186 Orang

Bengkalis Dapat Jatah CPNS Formasi GGD 186 Orang

JAKARTA – Bupati Bengkalis Amril Mukminin dan Sekertaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Prof Ainun Na’im di aula Grand Sahid Hotel, Jumat (13/5/2016) menandatangani nota kesepahaman atau memorendum of understanding (MoU) program pengadaan CPNS melalui formasi guru garis depan (GGD) 2016.

            Penandatanganan MoU ini disaksikan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Sumarna Surapranata

Selain Kabupaten Bengkalis tiga kepala daerah lainnya, daerah lain di Provinsi Riau yang mendapatkan program CPNS GGD ini, adalah Kepaluan, Indragiri Hilir dan Rokan Hilir. Turut hadir dan menyaksikan penandatangan MoU, diantaranya Plt Kepala Dinas Pendidikan Heri Indra Putra, Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Yuhelmi, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Yusri Ahmad dan Kepala Bagian Umum Agus Syofian.

            Pada tahun ini, jumlah CPNS program GGD sebanyak 7.000 orang yang bakal ditempatkan di 93 kabupaten yang tersebar di 28 provinsi. Sebelumnya, jumlah daerah yang mendapat jatah penempatan guru PNS dari program GGD di 28 kabupaten yang tersebar di empat provinsi Riau. Sedangkan untuk Kabupaten Bengkalis jumlah kouta CPNS formasi GGD tahun 2016 sebanyak 186 orang.

            Dikatakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswaden, kehadiran guru program GGD sebagai upaya untuk merajut benang untuk menjadi tenung kebangsaan yang lebih kuat. Karena masyarakat Indonesia berasal dari berbagai warna dari berbagai etnik, suku, ras dan agama, namun kebhinekaan itu akan menjadi indah bila dirajut menjadi tenung kebangsaan.

Dikatakan Anies, kehadiran para guru program GGD ini, tidak hanya menempatkan orang daerah ke daerahnya, tapi menugaskan guru dari tempat lain datang ke tempat lain. Langkah ini dapat memunculkan rasa kebangsaan yang kuat dari seluruh masyarakat. Dengan pendidikan yang merata, akan mampu memperkuat jati diri bangsa dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Penempatan guru program GGD ini, sebagai upaya untuk berbagi ilmu dari kalangan guru muda yang lebih kreatif, sehingga akan menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang lebih kuat. Mendikbud Anies Baswedan, menegaskan kehadiran mereka menjadi promotor perubahan suatu daerah, sehingga mampu merubah wajah Indonesia menjadi lebih baik. (dpr/adv/hms)

Berita Terkait

Menyemai Kemandirian UMKM Seroja Melalui Penguatan Kapasitas Budidaya Jamur

Pekanbaru - Portalriau.com---Mutmainah terlihat fokus mengamati instruktur yang begitu piawai merancang media tanam jamur tiram (baglog). Siang itu pertengahan Juni 2026, Mutmainah bersama sejumlah anggota…...

7 Keuntungan Belanja Gadget di Realme Flagship Store Blibli

Portalriau.com- Saat ini, mencari gadget yang tepat tidak hanya soal harga atau fitur, tapi juga tentang keaslian dan pengalaman berbelanja yang menyenangkan. Realme Flagship Store…...

Wabup Jamri Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST., memimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Lapangan Diklat BKPP Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (18/06). Kegiatan…...

Wakil Bupati Labuhanbatu Ikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah Untuk Bantuan Bencana se-A

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu mengikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) untuk bantuan daerah terdampak bencana se-Aceh yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam…...

Bupati Labuhanbatu Sambut Kepulangan 217 Jamaah Haji Kloter 13 di Asrama Haji Medan

MEDAN,Portalriau.com– Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM, menyambut langsung kepulangan Jamaah Haji Kelompok Terbang (Kloter) 13 asal Kabupaten Labuhanbatu di Asrama Haji Medan,…...