Bupati Lantik 70 BPD dari 8 Desa dan Pejabat Kades Darul Aman
Bengkalis-Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh berpesan kepada anggota Badan Perwakilan Desa (BPD) dan Kepala Desa (Kades) senantiasa bekerjasama dalam melaksanakan pembangunan desa . pada acara pelantikan Penjabat Kepala Desa dan pengucapan sumpah janji
anggota BPD dari Kecamatan Rupat. Acara pelantikan itu dipusatkan di halaman kantor Camat Rupat, Kelurahan Batu Panjang, Rabu (11/2/2015).
Menurutnya antara Kepala Desa dan BPD serta perangkat desa lainnya akan mendorong pelaksanaan otonomi desa yang sesuai dengan UUDesa.dilanjudkan dengan Pelantikan Penjabat Khairul Bahar menggantikan Amrizal dari Desa Darul Aman Kec Rupat
Lebih lanjut Herliyan menyebutkan, tugas pokok anggota BPD tertuang dalam Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014, yaitu membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa bersama Kades, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat desa, dan melakukan pengawasan kinerja Kades. Juga dilakukan Penyerahan ambulance ini merupakan bagian program pembangunan bidang kesehatan di Kabupaten Bengkalis, Ambulance desa ini diserahkan langsung kepada Kepala
Herliyan minta kepada Kades untuk merawat ambulance desa ini dengan baik. Untuk dana operasionalnya bisa dianggakarkan dari alokasi dana desa (ADD). Seperti untuk beli bahan bakar minyalk (BBM), servis maupun honor untuk supir ambulance. dan penyerahan kartu sehat Jamkesmasda.
Pelantikan anggota BPD dari kecamatan Rupat berasal dari delapan desa, yaitu desa Darul Aman, Suko Harjo (medang), Paret Kebumen, Teluk Lecah, Pangkalan Nyirih, Hutan Panjang dan Sungai Cinggam. Berkaitan dengan hal perubahan iklim mikro maupun global, Bupati Herliyan Saleh menghimbau kepada masyarakat agar mewaspadai dan sama-sama menjaga kebakaran hutan dan Lahan di Kec Rupat.
di sela Pelantikan BPD Kec Rupat “ menghimbau agar masyarakat jangan membakar lahan dalam cuaca yang panas saat ini. Di daerah Kab Bengkalis.supaya bijaklah dalam persiapan untuk bercocoktanam.” Selain menimbulkan asap juga membahayakan keselamatan dan harta warga. Juga menegaskan agar semua sektor diharapkan mengantisipasi hal tersebut.
Lebih lanjut dia mengatakan kebakaran hutan merupakan salah satu bentuk gangguan yang makin sering terjadi Dampak negatif akibat kebakaran hutan cukup besar mencakup kerusakan ekologis dan produktivitas tanah, perubahan iklim mikro maupun global, dan asapnya mengganggu kesehatan masyarakat serta mengganggu transportasi baik darat, sungai, danau, laut dan udara. Untuk mengantisipasi dampak .
Kepada Masyarakat mengharapkan agar bisa mengerti dan memahami, serta mengambil sikap yang bijaksana dalam membuka lahan dengan tidak membakar.ungkap herliyan
Acara juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) H. Burhanuddin, Kepala BPMPD H. Ismail, Camat Rupat H. Yusrizal, sejumlah kepala SKPD, puluhan Kades, serta ratusan masyarakat.(mpr/jal)