Bupati pimpin Rakor pencegahan Narkotika dan Karhutla
BAGANSIAPIAPI -Bupati Rokan Hilir,H.Suyatno,Amp memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) pencegahan Narkotika dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta pencanangan Indonesia bebas Narkoba tahun 2025 dilantai IV kantor Bupati Rohil jalan merdeka Bagansiapiapi,Rabu (11/2) Malam.
Rakor itu dihadiri Ketua DPRD Rohil,Nasruddin Hasan,Plt.Sekda Rohil,Drs.H.Surya Arfan,Msi,para asisten, pejabat eselon,Staf Ahli,Kapolres Rohil,AKBP.Subiantoro,Sik,Dandim 0303 Bengkalis,Letkol Arh Wachyu dwi Arianto,Kajari Rohil,Muh.Zainuddin,Kapolsek se Rohil,Pimpinan Perusahaan,camat se rohil,Datuk penghulu,tokoh masyrakat,tokoh agama dan undangan lain nya.
Bupati Rohil,H.Suyatno,Amp dalam sambutan nya mengucapkan terima kasih kepada para peserta rakor pencegahan Narkotika dan Karhutla yang telah hadir didalam rapat ini.sebagaimana yang kita ketahui sebanyak 18 ribu jiwa penduduk indonesia setiap tahun nya meninggal dunia karena narkoba.kemudian penghuni Lembaga pemasyrakatan (Lapas) 60-70 persen tersandung kasus narkoba.nah,ini tentunya tanggung jawab kita bersama untuk mencegahnya.
Dikatakan Bupati,baru-baru ini bupati se indonesia dipanggil oleh presiden RI Jokowidodo untuk melakukan pertemuan membahas pencegahan serta langkah -langkah apa yang dilakukan untuk memerangi Narkotika dan menangani Karhutla.untuk itu demi memberantas peredaran narkoba di negeri seribu kubah pemkab rohil mengajak seluruh lapisan masyrakat untuk bersama-sama memerangi Narkoba yang mungkin saat ini telah masuk kepelosok desa yang ada di rokan hilir.
Maka dari itu kita minta kepada perangkat desa dalam mengadakan pesta tidak melakukan hiburan orgen tunggal,karena tidak tertutup kemungkinan para generasi muda kita melakukan pesta narkoba dan Menkonsumsi minuman beralkohol seperti minuman oplosan,"pinta Suyatno.
dilanjutkan orang nomor satu dinegeri seribu kubah itu,mengenai Karhutla pemkab rohil meminta kepada pimpinan perusahaan,datuk penghulu,kapolsek,camat dan tokoh masyrakat lain nya secara bersama-sama mencegah terjadinya karhutla,kalau terjadi karhutla harus bersama-sama melakukan pengeroyokan untuk memadamkan titik api tersebut.
Karhutla di Propinsi Riau yang saat ini Marak di kabupaten bengkalis.namun,tidak tertutup kemungkinan karhutla itu akan terjadi di rohil,karena wilayah rohil 75 persen nya masih gambut.
"jika tidak terjadi karhutla di rohil pada musim panas tahun ini,saya akan bernazar kepada 100 anak yatim,pasalnya langganan Karhutla setiap tahun nya dirohil adalah kepenghuluan sungai Daun,Mamugo,Labuhan papan,Simpang Kanan,kubu dan kubu Babussalam,"ungkap Bupati.
lebih jauh Suyatno mengatakan,Untuk mensukseskan pencanangan Indonesia bebas narkoba pada 2025 nanti kita minta dukungan semua Pihak,terutama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Rokan Hilir untuk melakukan Khutbah di mesjid maupun Mushola yang ada di Rohil untuk memberikan nasehat tentang bahaya Narkoba."kita telah rangkul semua komponen masyrakat termasuk MUI Rohil untuk memberikan Khutbah dimesjid tentang bahaya Narkoba,"kata Suyatno.
untuk mensukseskan semua itu,Pihak pemkab akan melakukan Komitmen bersama dalam rangka memberantas Narkoba serta pencegahan terjadinya karhutla di Rokan Hilir.komitmen itu nantinya melibatkan semua pihak dari unsur kepolisian,Dandim,Kejaksaan, PWI,Perangkat desa,Pimpinan Perusahaan yang ada di Rohil. pada tanggl 17 Februari nanti akan dilakukan Apel pagi,sosialisasi Bahaya Narkoba dan Karhutla dan pemusnahan Barang Bukti (BB) Narkoba yang diamankan oleh Polres Rohil,"ujar Bupati.
ditempat yang sama,Kapolres Rohil,AKBP.Subiantoro,Sik mengatakan polres Rohil berkomitmen menciptakan dan memberikan rasa aman kepada masyrakat terutama memberantas narkoba.dijelaskan,pada tahun 2014 terjadi penurunan kasus narkoba dibandingkan tahun 2013 lalu,hal ini dikarenakan pada tahun 2014 pihak polres terfokus pada pengamanan pesta demokrasi seperti Pilgubri,Pileg dan lain sebagainya.
dikatakan,wilayah Rokan Hilir berbatasan langsung dengan negara dan Propinsi tetangga yakni Malaysia,Singapore dan Propinsi Sumatra Utara (Sumut),nah dengan wilayah yang berbatasan itu tidak tertutup kemungkinan Rohil dijadikan Pasar peredaran Narkoba.dengan meningkatnya kasus narkoba maka kasus asusila semakin meningkat.
untuk memerangi Narkoba Polres tetap komit,karena itu sejalan dengan Program Presiden Jokowi dodo dalam memerangi Narkoba di Negara kesatuan republik Indonesia,"pungkas Subiantoro. ( Mpr /Af )