Bupati Suyatno Ingatkan PA, KPA dan PPTK Agar Tidak Menyalahi Aturan

Bupati Suyatno Ingatkan PA, KPA dan PPTK Agar Tidak Menyalahi Aturan

PANIPAHAN - Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ranting kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) menggelar musyawarah pada minggu (16/10) pukul 10.00 Wib diaula kantor pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Panipahan. Musyawarah itu dilaksanakan mengingat STR para anggota IBI masa limitnya hendak berakhir.
 
Dari 45 jumlah anggota ranting IBI di palika musyawarah itu hanya dihadiri sebanyak 30 anggota. Nah, tidak hadirnya 15 anggota IBI tersebut tentunya tidak sesuai dengan harapan, apalagi acara ini sangat penting buat para bidan dalam pengurusan STR," Kata ketua ranting IBI, Idawati, Senin (17/10) melalui sambungan selulernya.
 
Sementara itu, Kepala Puskesmas (Kapus) Panipahan, Dr Hj Netty Juliana berharap agar organisasi IBI kecamatan palika memberikan kontribusi yang besar dalam pelayanan kesehatan terhadap ibu dan anak. Selain itu, buatlah berbagai kegiatan berupa bakti sosial agar masyarakat palika ini tau bahwa bidan itu memiliki organisasi yang tentunya peranannya sangat penting dalam pelayanan kesehatan. "Yang paling penting dan utama itu harus kompak sesama bidan, dengan begitu hubungan yang harmonis akan melancarkan berbagai urusan khususnya sesama bidan," Harap Netty.
 
Usai memberikan kata sambutan, ketua ranting IBI palika memberikan sosialisasi Re-registrasi perpanjangan STR bagi bidan yang masa STR nya akan berakhir. Dimana dalam sosialisasi itu dijelaskan langkah pertama para anggota harus mengisi buku Long dimana semua pelaksanaan kegiatan profesi bidan diberikan SKP oleh PP dan PD IBI. Misalnya seperti kegiatan pelayanan bumil, bufas, pelayanan imunisasi, KB, Pelayanan kesehatan reproduksi, seminar, bakti sosial dan sebagainya harus dicatat pada buku Long tersebut.
 

Nah, Jika SKP sudah terpenuhi sebanyak 25 SKP maka barulah kita mengajukan perpanjangan STR dan akan diverifikasi oleh tim yang sudah ditunjuk diantaranya Bidan Idawati, Lenny dan Rosmidar. "STR ini sangat penting, karena tanpa STR kita tidak bisa melakukan praktek. Selain itu STR juga dibutuhkan ASN untuk kenaikan pangkat. Untuk itu marilah kita urus STR bagi bidan yang sudah lama tamat maupun bidan yang baru tamat kuliahnya," pungkas Idawati sembari mengajak. (Dpr/adv/Af)

Berita Terkait

Menyemai Kemandirian UMKM Seroja Melalui Penguatan Kapasitas Budidaya Jamur

Pekanbaru - Portalriau.com---Mutmainah terlihat fokus mengamati instruktur yang begitu piawai merancang media tanam jamur tiram (baglog). Siang itu pertengahan Juni 2026, Mutmainah bersama sejumlah anggota…...

7 Keuntungan Belanja Gadget di Realme Flagship Store Blibli

Portalriau.com- Saat ini, mencari gadget yang tepat tidak hanya soal harga atau fitur, tapi juga tentang keaslian dan pengalaman berbelanja yang menyenangkan. Realme Flagship Store…...

Wabup Jamri Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST., memimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Lapangan Diklat BKPP Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (18/06). Kegiatan…...

Wakil Bupati Labuhanbatu Ikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah Untuk Bantuan Bencana se-A

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu mengikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) untuk bantuan daerah terdampak bencana se-Aceh yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam…...

Bupati Labuhanbatu Sambut Kepulangan 217 Jamaah Haji Kloter 13 di Asrama Haji Medan

MEDAN,Portalriau.com– Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM, menyambut langsung kepulangan Jamaah Haji Kelompok Terbang (Kloter) 13 asal Kabupaten Labuhanbatu di Asrama Haji Medan,…...