Masyarakat Berharap Bupati Defenitifkan Surya Arfan
BAGANSIAPIAPI - Masyarakat Rokan Hilir berharap Bupati Rohil H Suyatno Amp segera mendefenitifkan Surya Arfan menjadi Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda). Pasalnya, Jabatan Pelaksana Tugas (Plt) dinilai sudah lama dan Surya Arfan adalah orang yang dinilai layak untuk memegang jabatan Sekda.
Demikian hal ini diungkapkan Masyrakat Rohil, M Dahrin, rabu (6/1) di Bagansiapiapi. Menurut mantan pensiunan PNS yang akrab dipanggil Uteh ini mengatakan jabatan sekda sudah sebanyak 2 kali di Plt kan semenjak ditinggal oleh Wan Amir Firdaus yang pindah tugas ke propinsi pada tahun 2014 silam.
Ia menilai agar kursi pamong tertinggi itu segera didefinitifkan agar memiliki wewenang yang maksimal dalam administrasi kepemerintahan. "pertimbangan kita menilai sosok surya arfan adalah orang yang tepat, saya fikir tidak ada yang ditunggu lagi dan harus segera dilantik menjadi sekda definitif, "ujar Dahrin.
Adapun pertimbangan yang disampaikan Dahrin diantaranya, kebutuhan Pemkab Rohil akan sosok Sekretris Daerah, latar pendidikan Surya Arfan dari APDN dan sudah berpendidikan Strata dua (S2).
Selain itu pengalaman kerja beliau juga sudah melalang buana seperti menduduki jabatan sebagai camat rimba melintang, Kepala pemberdayaan masyrakat desa (PMD), kepala Bapedal Rohil, Kadisdik Rohil, dan Kepala BKP Rohil dan saat ini menjabat Plt Sekdakab Rohil, "jelas Dahrin.
Tidak hanya itu, etos kerja dan kedisiplinan serta inovasi surya arfan juga dikenal dan selalu tepat waktu. "bahkan semenjak diberlakukan 5 hari kerja kami melihat pak surya arfan sering pulang malam, "tuturnya.
Dilanjutkan, Sosok surya arfan juga dikenal dengan low profil dan tidak memilih dan memilah dalam bergaul. "masyrakat bawah seperti tukang beca, tukang sapu semuanya dirangkul, beliau adalah sosok religius yang sering sholat berjamaah setiap waktu, "pujinya.
Dirinya berharap hal ini bisa menjadi pertimbangan Bupati Suyatno agar segera mendefenitifkan Surya Arfan sebagai Sekretaris Daerah. "pihak DPRD juga
berharap agar beliau didefenitifkan dan terakhir dalam paripurna kemaren juga sempat dibahas, "pungkas Dahrin. (Dpr/Af)