PDE Taja Pelatihan, Akses Jaringan Internet di Rohil Belum Optimal
BAGANSIAPIAPI - Bagian Pengolahan Data Elektronik (PDE) Sekdakab Rohil menggelar pelatihan pembinaan dan pemanfaatan aplikasi open source/linux, serta workshop utilisasi perangkat IT, jaringan internet dan perakitan komputer. Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setdakab Rohil H. Hasrial SE MSi.
"Saya menilai sistem pendataan kita di Rohil belum optimal, untuk akses Pasar Tradisional saja sulit mencarinya," kata Hasrial usai membuka acara pelatihan dihotel Lion, Bagansiapiapi, Senin (25/5).
Menurut Hasrial, pelatihan ini sangat penting dilakukan guna meningkatkan kualitas manusia khususnya pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang mengenali dan memahami informasi tersebut.
"Mereka (SKPD) itu nantinya akan memberikan tanggungjawabnya sesuai dengan tugas, pokok dan pungsi (Tupoksi) dimasing-masing setiap SKPD. Kemudian ditekankan bagaimana bisa membuat dan menghasilkan informasi dan data. Nah, data-data tersebut semuanya diakses melalui aplikasi open source/linux," ujarnya.
Masih kata Hasrial, aplikasi ini merupakan sebagai alat informasi, dimana semuanya diakses baik itu berupa potensi ekonomi, sosial, pendidikan dan kesehatan, intinya berkaitan dengan pembangunan di Rokan Hililr. "Saya berharap kedepan sistem pendaataan di Rohil bisa lebih bagus lagi, dalam artian bisa diakses dengan baik, bisa digunakan dan dipelajari masyarakat sehingga masyarakat itu tahu melalui akses tersebut," pinta Hasrial.
Sementara itu, Kepala Bagian PDE Sekdakab Rohil Drs. H. Indra Jaya mengatakan, peserta pelatihan ini diikuti sebanyak 120 orang yang berasal dari setiap kecamatan dan masing-masing SKPD dilingkungan Pemkab Rohil. Sementara narasumber maupun instruktur berasal dari AMIK Riau Erwin S.Kom M.Kom, Al Gamar S.Kom dan Nurjayadi M.Kom.
"Kita berharap selama pelatihan para peserta dapat mengenal dan memahami aplikasi open source/linux. Kemudian mereka juga nantinya diharapkan bisa menggunakan sistemnya dan bagaimana cara menggunakan aplikasi ini dalam bentuk sistem lain yang tanpa lisensi, serta mengetahui masalah perangkat IT, termasuk memahami masalah perakitan jaringan," kata Indra Jaya. (Mpr/Af)