Pelantikan Ketua Dan Pengurus PWI Siak
Portalriau.com - SIAK - Tidak dapat dipungkiri, informasi yang disuguhkan media pada masyarakat sangat berperan dalam keberhasilan pembangunan di suatu daerah. Baik itu berita positif, atau berita keritik yang membangun sangat dibutuhkan. Untuk kesempurnaan informasi yang disuguhkan media, para wartawan diminta mampu membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah.
Demikian disampaikan Bupati Siak, H. Syamsuar dalam arahannya pada acara pelantikan pengurus PWI Kabupaten Siak, Sabtu (18/4) di gedung Tengku Mahratu Siak. Hadir pada kesempatan ini, Kapolres Siak, Ketua DPRD Siak dan tamu undangan lainnya. Pelantikan dilakukan secara langsung oleh Sekretaris PWI Provinsi Riau Eka PN.
"Kami berharap, komunikasi PWI dan Pemerintah bisa dibangun dengan baik. Sehingga informasi-informasi yang diperlukan masyarakat bisa didapatkan oleh wartawan, untuk disampaikan ke publik melalui medianya masing-masing," kata Bupati H. Syamsuar.
"Rekan-rekan wartawan yang ikut memberikan informasi saat berarti bagi terselenggaranya pembangunan," imbuh Syamsuar.
Menurut Bupati, selama ini kerja sama media dan pemerintah di Siak cukup baik, pemberitaan media mendorong penyempurnaan otonomi daerah, sehingga Siak meraih pretasi no 5 penyelenggaraan otonomi daerah se Indonesia.
Pada kesempatan H. Syamsuar memberikan apresiasi pada pelatihan jurnalistik yang diberikan PWI siak pada pelajar di momen pelantikan. Pelatihan ini dinilai bukan hanya bertujuan untuk menjadikan generasi baru meneruskan perjuangan jurnalis, namun juga bisa meningkatkan minat membaca bagi peserta.
Senada disampaikan oleh Sekretaris PWI Riau Eka PN, iya berpesan pada ketua PWI yang baru dilantik agar membimbing, membawa seluruh anggota PWI Siak agar bisa berkomunikasi sebaik mungkin dengan pemerintah.
"Kalau ada anggota PWI yang secara personal kurang senang dengan satu pejabat, namun secara institusi harus dekat," kata Eka.
Lebih jauh, menjelah masa Pilkada ini Eka berpesan, pada semua wartawan untuk menyajikan informasi secara objektif dan berimbang. Jangan sampai ada kepentingan sesaat dalam pemberitaan, yang akhirnya berdampak negatif di sosial masyarakat. (MPR)