Pemprov Riau Sudah Konsultasikan Mutasi Pejabat Eselon II, III dan IV

Pemprov Riau Sudah Konsultasikan Mutasi Pejabat Eselon II, III dan IV

PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman sudah kantongi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang dianggap tak cakap dalam melaksanakan tupoksinya. Namun bagi instansi yang dianggap memiliki rapor merah tersebut masih diberi kesempatan untuk berbenah memaksimalkan kinerjanya.

"Bukan Januari ini (mutasi), tapi memang evaluasi terus dilakukan. Kapan, tentu pak gubernur memiliki hak prerogatif," kata Kepala BKPPD Provinsi Riau Asrizal, di kantornya, Senin (4/1/16).

Ada pun aspek penilaian tersebut yakni, aspek perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan. Ketiga aspek tersebut menjadi indikator penilaian siapa nantinya pejabat yang akan bertahan atau justru harus menyaksikan pejabat lainnya dilantik menduduki kursi selama satu tahun terakhir diraihnya melalui hasil assesment tahun lalu.

"Pak Gubernur sebagai pejabat pembina kepegawaian tentu sudah melakukan evaluasi dengan berbagai indikator. Prinsipnya evaluasi bisa dilakukan setiap tiga bulan. Jadi memang tidak mesti menunggu dua tahun sesuai ketentuan Aparaturan Sipil Negara (ASN) jika memang kinerjanya dipandang tak maksimal," paparnya.

Ketiga indikator tersebut papar Asrizal merupakan satu kesatuan dalam mewujudkan kinerja yang terukur, sesuai dengan tupoksinya masing-masing. Selain itu, dari ketiga indikator tersebut juga sangat bergantung dari kualitas Kepala SKPD selaku pengawas dan pengguna anggaran. Namun SKPD mana saja yang dianggap memiliki rapor merah tersebut masih menjadi tanda tanya.

Sementara untuk jabatan eselon III dan IV, Asrizal memastikan 45 jabatan siap diisi yang selama ini dibiarkan kosong. Bersamaan dengan ini pula, baik untuk pejabat eselon II, III dan IV, BKPPD Riau papar Asrizal sudah melakukan konsultasi ke KASN. Jika rencana ini disetujui KASN, apakah nantinya akan disatukan pelaksanaan mutasi dan pelantikannya, Asrizal mengaku belum bisa menjawab.

"Lihat saja nanti seperti apa. Yang jelas semua yang berkaitan dengan mutasi harus dikonsultasikan dulu ke KASN. Kemudian apakah nanti perlu dibantu Pansel untuk Assesment atau bagaimana," jelas Asrizal. (dpr/rls)

Berita Terkait

Menyemai Kemandirian UMKM Seroja Melalui Penguatan Kapasitas Budidaya Jamur

Pekanbaru - Portalriau.com---Mutmainah terlihat fokus mengamati instruktur yang begitu piawai merancang media tanam jamur tiram (baglog). Siang itu pertengahan Juni 2026, Mutmainah bersama sejumlah anggota…...

7 Keuntungan Belanja Gadget di Realme Flagship Store Blibli

Portalriau.com- Saat ini, mencari gadget yang tepat tidak hanya soal harga atau fitur, tapi juga tentang keaslian dan pengalaman berbelanja yang menyenangkan. Realme Flagship Store…...

Wabup Jamri Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST., memimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Lapangan Diklat BKPP Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (18/06). Kegiatan…...

Wakil Bupati Labuhanbatu Ikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah Untuk Bantuan Bencana se-A

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu mengikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) untuk bantuan daerah terdampak bencana se-Aceh yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam…...

Bupati Labuhanbatu Sambut Kepulangan 217 Jamaah Haji Kloter 13 di Asrama Haji Medan

MEDAN,Portalriau.com– Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM, menyambut langsung kepulangan Jamaah Haji Kelompok Terbang (Kloter) 13 asal Kabupaten Labuhanbatu di Asrama Haji Medan,…...