Plt Gubri Kembali Didoakan Menjadi Kepala Daerah Definitif
PEKANBARU - Untuk kesekian kalinya, pejabat pusat mendoakan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menjadi kepala daerah definitif. Kali ini datang dari Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah disela-sela pelantikan pengurus Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Riau di Gedung Daerah, Rabu (30/3/16).
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini minta sebaiknya jangan ada lagi panggilan Plt, melainkan langsung saja menyebut nama jabatannya sebagai Gubernur Riau."Tolong adik-adik KAMMI Riau berhenti memanggil pak Andi Rachman (sapaan akrab Plt Gubri) sebagai Plt. Beliau ini Gubernur. Karena beliau juga dipilih oleh rakyat Indonesia," ungkap Fahri.
Karena itu, dia juga berharap kepada pemerintah pusat segera menetapkan Plt Gubri menjadi kepala daerah definitif. Menurutnya, hal itu bukan tanpa alasan. Sebab, dengan digantinya status Plt Gubri menjadi kepala daerah definitif tentunya berkaitan dengan tugas-tugas kewenangannya memimpin Riau.
"Kalau Plt-nya hilang pak Andi-kan bisa menggunakan kewenangannya dengan penuh dalam membangun Riau ke depan," ujar Fahri.
Disisi lain, Fahri juga banyak bercerita soal sosok Andi Rachman yang sebelumnya pernah duduk disatu Komisi VII DPR RI, sebelum mencalonkan diri maju pada Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) mendampingi Annas Maamun yang kini sudah divonis penjara selama enam tahun.
"Pak Gubernur Riau ini sahabat lama saya sewaktu di Komisi VII. Pernah bertugas bersama di luar dan di dalam negara. Dari dulu saya terkesan dengan beliau karena kerendahan hatinya," ujar Fahri.
Sebelumnya, Menteri Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ferry Mursyidan Baldan pada acara penyerahan sertifikasi lahan kepada masyarakat di Kantor BPN Riau juga mendoakan agar status Plt Gubri yang masih melekat segera menjadi kepala daerah definitif.
Alasannya juga sama, agar segala kewenangannya sebagai orang nomor satu di provinsi ini bisa dimanfaatkannya untuk membangun Riau dengan penuh. (MC Riau/mtr)