Plt.Sekda Perpanjang Kontrak Tenaga Honorer, kehadiran dibawah 50 persen "dipecat"

BAGANSIAPIAPI  - Plt.Sekdakab Rohil akan memperpanjang Kontrak Tenaga Honorer dilingkungan Sekretriat Daerah kabupaten Rokan Hilir yang jumlahnya sebanyak 260 orang.namun,perpanjangan Kontrak itu berdasarkan Disiplin yang dilihat dari Absensi kehadiran Honorer.

Demikian Dijelaskan Plt.Sekda Rohil,Drs.H.Surya Arfan,Msi saat memberikan pencerahan dan tatap muka kepada 260 Honorer dilingkungan sekretariat daerah,Rabu (25/3) di Gedung serba Guna Bagansiapiapi.Temu ramah itu juga dihadiri oleh Ketua DPRD Rohil,Nasruddin Hasan,Asisten IV Bidang Administrasi,Dahniar,kabag Ortal setdakab Rohil,Muzakar dan Undangan lain nya.

dikatakan Plt.Sekda,Saat ini Jumlah Honorer yang ada dilingkungan pemkab Rohil sebanyak 6000 orang,untuk tahap pertama kita hanya melakukan pembenahan di dapur kita terlebih dahulu,apabila sudah selesai barulah kita akan melakukan pembenahan serta perpajangan Kontrak kerja Honorer yang ada di SKPD hingga ke kecamatan yang ada.

Perpanjangan Kontrak tenaga Honorer ini berdasarkan kedisiplinan dalam bekerja yang akan dilihat dari Absensi kehadiran nya.Kontrak ini akan diperpanjang untuk jangka satu tahun kedepan.apabila Absensi kehadiran tenaga Honorer itu dibawah 50 persen,maka yang bersangkutan tidak akan diperpanjang lagi Kontraknya alias di pecat."Tenaga Honorer wajib mengisi Absensi 5 kali dalam satu hari,apabila tidak ada absensinya maka tidak akan kita perpanjang Kontraknya,"ujar Surya.

Dijelaskan Surya,sejak tahun 2005 lalu sesuai dengan intruksi pemerintah Pusat setiap daerah tidak boleh lagi merekrut Tenaga Honorer,apabila dilakukan maka itu ditanggung oleh pemerintah daerah.nah,pemkab Rohil cukup Toleransi yang masih membutuhkan tenaga Honorer yang saat ini telah di robah menjadi tenaga Kontrak.hal ini kita lakukan dalam upaya mengurangi penganguran,karena di Negeri seribu kubah ini sangat minim berdiri Perusahaan.

saat ini jumlah tenaga Kontrak pendidikan nya 70 persen masih SMA,maka dari itu pemkab berencana akan memberikan pelatihan-pelatihan untuk memberi pengetahuan kepada para tenaga Kontrak tata cara melayani masyrakat."kita akan buat semacam pelatihan kepada tenaga Kontrak,sehingga kedepan nya para tenaga kontrak itu mampu melayani masyrakat saat berurusan dengan baik,"kata Surya.

Selain itu,Tenaga Kontrak juga harus mempunyai keahliandalam bekerja ,sehingga dengan adanya keahlian itu maka pemkab akan berupaya menaikan gajinya sesuai dengan UMK dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada.

"kalau saat ini kita lihat Honorer sangat banyak menggadaikan SK nya untuk melakukan Pinjaman seperti di Bradher,Saiko,Bank Riau,Koperasi dan tempat pinjaman lain nya.Kedepan nya kita akan naikan gaji tenaga Kontrak sesuai dengan Kedisiplinan nya dalam bekerja,"janji surya Arfan.

Diakui Mantan Kepala Badan ketahanan pangan (BKP) Rohil ini,selama ini kebanyakan para tenaga Kontrak tidaka disiplin dalam berkerja."saya sering lihat kalau pada hari Jumat dan sabtu kantor Bupati terlihat sepi dihadiri oleh Tenaga Kontrak.

nah,kedepan nya apabila kebiasaan ini masih terlihat,maka gajinya akan dipotong sebesar 2,5 persen.kemudian apabila Absensi kehadiran nya dibawah 50 persen maka akan kita lakukan pemecatan,"tegas Surya Arfan.

sementara itu,Ketua DPRD Rohil,Nasruddin Hasan menyambuut Positif tentang perpanjangan Kontak bagi tenaga Kontrak yang disiplin,namun pihak pemkab juga harus memperhatikan gaji para tenaga Kontrak."kalau bisa dinaikan gajinya sesuai dengan kedisiplinan tenaga kontak itu dalam bekerja.

dengan gaji yang diterima tenaga kontrak selama ini sebesar Rp700 ribu setiap bulan nya tidak akan mencukupi kebutuhan.maka dari itu sangat banyak tenaga kontrak yang menggadaikan SK nya untuk mendapatkan Pinjaman,"ujar Nasruddin.

Coba kalau gaji tenaga kontrak dinaikan sesuai dengan UMK yang ada,maka kita jamin tidak ada tenaga kontrak kita yang menggadaikan SK nya dalam mendapatkan Pinjaman.untuk itu kita berharap kepada pemkab Rohil untuk melakukan pembinaan kepada para tenaga kontak yang ada,bagi yang disiplin dan mempunyai keahlian naikan gajinya,"pinta Nasruddin.

ditambahkan Nasruddin,tenaga Kontrak ini bekerja dan mengabdi kepada pemerintah,masa gajinya dari zaman dahulu masih Rp700 ribu,sedangkan gaji tukang kebun saya dirumah gajinya perbulan sudah Rp.1,5 juta.untuk itu kita akan pikirkan lagi nasib tenaga kontrak yang ada,kalau gaji nya kita dinaikan secara bertahap hingga mencapai UMK,maka saya yakin anggaran yang ada akan cukup untuk membayarnya,"pungkas Nasruddin. ( Mpr/Af )

Berita Terkait

Menyemai Kemandirian UMKM Seroja Melalui Penguatan Kapasitas Budidaya Jamur

Pekanbaru - Portalriau.com---Mutmainah terlihat fokus mengamati instruktur yang begitu piawai merancang media tanam jamur tiram (baglog). Siang itu pertengahan Juni 2026, Mutmainah bersama sejumlah anggota…...

7 Keuntungan Belanja Gadget di Realme Flagship Store Blibli

Portalriau.com- Saat ini, mencari gadget yang tepat tidak hanya soal harga atau fitur, tapi juga tentang keaslian dan pengalaman berbelanja yang menyenangkan. Realme Flagship Store…...

Wabup Jamri Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST., memimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Lapangan Diklat BKPP Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (18/06). Kegiatan…...

Wakil Bupati Labuhanbatu Ikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah Untuk Bantuan Bencana se-A

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu mengikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) untuk bantuan daerah terdampak bencana se-Aceh yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam…...

Bupati Labuhanbatu Sambut Kepulangan 217 Jamaah Haji Kloter 13 di Asrama Haji Medan

MEDAN,Portalriau.com– Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM, menyambut langsung kepulangan Jamaah Haji Kelompok Terbang (Kloter) 13 asal Kabupaten Labuhanbatu di Asrama Haji Medan,…...