Rohul Masih Kekurangan Pegawai
ROKAN HULU-Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menyatakan hingga saat masih mengalami kekurangan tenaga pegawai negeri sipil (PNS) sebanyak 6.539 orang.
Jumlah itu, diketahui dari hasil analisis jabatan (Anjab) dan Analisis beban kerja (ABK) dilingkungan Pemkab Rohul yang telah disusun dan dituangkan kedalam e-Formasi Kemenpan RB RI.
Untuk menutupi kekurangan jumlah Formasi CPNS Rohul baik formasi
pendidikan, kesehatan, tenaga teknis kantor lainnya tersebut, secara
bertahap dalam lima tahun kedepan bisa terpenuhi. "Rokan Hulu saat ini masih kekurangan PNS sebanyak 6.539 orang. Besarnya kebutuhan PNS yang dibutuhkan, disebabkan dalam enam tahun terakhir, pemerintah daerah tidak ada membuka seleksi penerimaan CPNS, lebih memberdayakan kepada PNS dan tenaga Honorer yang ada
sekarang," ungkap Kepala BKD Rohul Fajar Shidqy melalui Kabid
Perencanaan Kepegawaian Heni Widiastuti, Senin (14/3) di ruang kerjanya.
Menurutnya, jumlah PNS dan tenaga Honorer dilingkungan Pemkab Rohul
sebanyak 9.544 orang, diantaranya 6.432 PNS, sisanya 3.112 orang.
Heni mengatakan, diketahuinya total jumlah PNS di lingkungan Pemkab
Rohul, berdasarkan registrasi pendataan ulang pegawai negeri sipil
(PUPNS) secara elektronik melalui website http://pupns.bkn.go.id.
Sementara, diketahuinya jumlah tenaga honorer 3.112 orang yang
bekerja di SKPD dengan penghasilannya dibebankan kedalam APBD Rohul, berdasarkan update data tenaga honorer SKPD yang dilengkapi daftar nama dan terhitung masa tugas dan keterangan aktif yang ditanda tangani Kepala SKPD masing-masing yang setiap tahunnya dikirim ke BKD Rohul
"Jadi tidak benar, jumlah tenaga honorer lebih banyak dari jumlah
PNS di lingkungan Pemkab Rohul. Jumlah tenaga honorer yang bekerja di SKPD Rohul sebanyak 3.112 orang itu, merupakan rekap data terakhir
hingga awal Februari 2016 yang disampaikan SKPD kepada BKD
Rohul,"tuturnya
Disinggung berapa penambahan jumlah tenaga honorer terhitung Juli
2015 hingga Februari 2016, Heni menjelaskan, berdasarkan rekap data
tenaga honorer yang disampaikan BKD hingga per Juni 2015 sebanyak
2.405 orang. Namun terhitung Juli 2015 hingga Februari 2016, berdasarkan laporan dari SKPD Rohul terdapat penambahan jumlah tenaga honorer yang bekerja di masing-masing SKPD.
"Setelah direkap, terhitung juli 2015 hingga Februari 2016, rentang waktu tersebut terdapat penambahan dari jumlah tenaga honorer di SKPD sekitar 700 orang yang gajinya dibebankan
kedalam APBD Rohul. Setiap tahun kita surati SKPD untuk menyerahkan
data tenaga honorer yang bekerja di SKPD tersebut ke BKD," tambahnya.(dpr/raj)