Mantan Pimpinan dan Karyawan BPR Sarimadu, Ketua Pansus BUMD Sebut Ada Yang Melakukan Kredit Fiktif

Mantan Pimpinan dan Karyawan BPR Sarimadu, Ketua Pansus BUMD Sebut Ada Yang Melakukan Kredit Fiktif

KAMPAR - portalriau.com, Pembahasan persoalan yang terjadi di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kampar, panitia Khusus (Pansus) BUMD DPRD Kampar untuk ke sekian kalinya menghadirkan Direktur Utama (Dirut) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Sarimadu, Senin (6/9/2021).

Hal ini disampaikan Ketua Pansus BUMD Yuli Akmal didampingi Sekretaris Pansus Juswari usai melakukan rapat pembahasan, dikatakannya bahwa Pansus memanggil kembali Dirut BPR Sarimadu membahas seputaran yang berhubungan dengan Kur bisnis BPR Sarimadu itu sendiri.

"Pada hari ini kita di Pansus III fokus membahas yang berhubungan dengan Kur bisnis BPR Sarimadu seperti, modal mereka, usaha mereka dan pribkem apa saja yang mereka hadapi saat ini," ujar Yuli Akmal saat dikonfirmasi awak media, (6/9/21).

Lebih lanjut, Yuli mengatakan, Dari beberapa pertemuan pembahasan dengan pihak BPR Sarimadu dari Elaborasi kami dalam beberapa pertemuan, kesimpulan sementara ada kecenderungan yang terjadi mismanajemen dari pihak BPR Sarimadu.

"Untuk sementara yang kita lihat, ada kecenderungan mismanajemen pada periode yang lalu, bukan yang sekarang, sehingga Dirut yang baru ibarat orang pesta ya "cuci piring saja"," kata Yuli lagi.

Dari keterangan Dirut, lanjut Politisi Hanura Kampar ini, ada kita lihat dugaan kredit fiktif yang dilakukan mantan karyawan maupun mantan Pimpinan BPR Sarimadu di periode yang lalu dan masyarakat umum.

"Seperti kasus yang menimpa salah seorang mantan pimpinan yang sudah menjalani proses hukum misalnya, pinjaman atas nama orang lain, namun yang menerima beliau. Karena ini sudah proses hukum tinggal pengembaliannya," ujarnya.

Yuli menjelaskan, bahwa ada pinjaman karyawan yang sudah mulai dicicil atau masih dicicil macet, tambah lagi yang masyarakat umum.

"Dari manajemen perbankan, ada yang namanya hapus buku, hapus buku bukan berarti hapus hutang ini hanya karena WO. Supaya tidak menjadi problem administrasi makanya ini digeser dulu yang berjumlah sekitar 23 M," sambungnya lagi.

Dari kepemimpinan Dirut yang baru, sudah berhasil ditagih sebesar 3 M, dan ini Pansus akan kejar terus karena ini bisa menggerogoti modal dan Bank bisa Kolaps," pungkasnya.**

(Edi)

Berita Terkait

Bupati Dan Wakil Bupati Labuhanbatu Hadiri Pembukaan Musprov XII PMI Sumut, Terima Penghargaan Atas

Labuhanbatu, Portalriau.com- Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., didampingi Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, menghadiri pembukaan Musyawarah Provinsi (Musprov) XII Palang Merah Indonesia…...

PHR Hadirkan Senyum dan Ruang Tumbuh Bagi Generasi Muda di Riau

Pekanbaru - Portalriau.com--Hari anak nasional yang diperingati 23 Juli merefleksikan kembali pentingnya perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak demi menghadirkan generasi muda unggul dan berdaya saing…...

Peringati HKN 2026, Bupati Labuhanbatu Ajak Orang Tua Jadikan Rumah Istana Aman Bagi Anak

Labuhanbatu, Portalriau.com- Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) Kelompok I di lingkungan Pemkab Labuhanbatu, Jumat (17/7/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Asisten…...

Wakili Indonesia, Caroline Cicilia Raih Emas Olimpiade Asia

Labuhanbatu, Portalriau.com- Prestasi gemilang anak bangsa di kancah internasional berhasil diukir oleh Caroline Cicilia BR Nababan bocah SD asal Kabupaten Labuhanbatu di ajang olimpiade asia,…...

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Mandau Dampingi Kelompok Tani Rawat Jagung Pipil di Duri

Bengkalis --Portalriau.com--Bhabinkamtibmas Desa Bathin Betuah Brigadir Maula Salsabila, S.H bersama Kelompok Tani Rakyat Mandiri melakukan perawatan dan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil di lahan kelompok…...