Atasi Persoalan Ketahanan Pangan, SKPD di Ajak Saling Bersinergi
BAGANSIAPIAPI - Untuk meningkatkan koordinasi dalam rangka pemantapan ketahanan pangan dinegeri seribu kubah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP) Rohil menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dewan ketahanan pangan yang diikuti seluruh Pimpinan SKPD dan 18 camat serohil.
Rakor ketahanan pangan itu dibuka secara resmi oleh Pelaksana tugas (Plt) sekdakab rohil, Drs H Surya Arfan Msi, rabu (30/12) diaula hotel Lion, Bagansiapiapi. Dikatakan, berbagai persoalan belakangan ini menghantui ketahanan pangan dirohil, salah satunya adalah alih fungsi lahan, terbatasnya lahan yang ada, serta belum berfungsinya pompanisasi secara normal.
Supaya berbagai persoalan itu bisa diatasi, maka seluruh Satuan Kerja perangkat daerah (SKPD) terkait seperti dinas Pertanian dan peternakan (distanak), Dinas bina marga dan pengairan (DBMP), dan BKP serta camat untuk saling bersinergi dengan menyamakan program yang akan dilaksanakan supaya tidak berbenturan, "kata Surya Arfan.
"Intinya kita harus saling bersinergi, disamping menyikapi dan mencarikan solusi mengatasi persoalan yang terjadi, kedepan kita harus saling menyamakan persepsi untuk mewujudkan ketersediaan pangan. Sebab, Rokan Hilir sebenarnya banyak potensi yang bisa di kembangkan tinggal lagi bagaimana kita bisa mengelola persoalan ini," kata Kepala BKP Rohil ini.
Dilanjutkan, Selama ini masyrakat rohil masih bergantung dengan makanan pokok berupa nasi, padahal masih banyak makanan alternatif yang kadar gizi dan manfaatnya setara dengan nasi. Nah, didalam rakor inilah akan dibahas masalah ketahanan pangan nasional yang nantinya akan kita tingkatkan dirohil, "pungkasnya.
Rakor Ketahanan pangan ini turut dihadiri Asisten IV Bidang Administrasi Hj Dahniar Mkes, Anggota DPRD Rohil Hj Jumiati, Kadistanak Rohil Ir Muslim, serta Narasumber dari KTNA Rohil Alkahfi Sutikno dan Undangan lainnya. (Dpr/Af)