Bangunan Sudah Rusak Aset Sentra Ternak Sapi di Sungai Salak Tinggal Tanah
PASIR PANGARAIAN MPR- Seluruh aset yang ada di kawasan sentra peternakan berada di Desa Sungai Salak Kecamatan Rambah Samo, pasca kawasan itu sudah tidak lagi difungsikan, kini asetnya tinggal tanah kawasan sentra ternak saja.
Saat dikonfirmasi ke Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Rohul, Ir Marjoko didampingi Sekrertarisnya, Indra Juni SP, Rabu (5/11/2014) mengakui, pihaknya dan Pemkab Rohul kesulitan memantau aset yang ada di daerah itu.
Karena menurut Marjoko, selain sulitnya medan menempuh untuk sampai ke bekas kawasan sentra peternakan sapi Kabupaten Rohul, seperti bagian atap bangunan dan bahan bangunan lainnya, sudah habis di jarah sejumlah oknum masyarakat.
“Sejak tahun 2009 lalu, kandisi atap bangunan dan lainnya sudah hilang. Sebelumnya, kita sudah meminta agar pihak Desa Sungai Salak mengawasi aset yang ada, karena jangkauan ke kita ke lokasi tersebut cukup jauh. Namun, pernah petugas kita memantau di sana, yang tinggal hanya tanah kawasan sentra peternakan saja, itupun sudah jadi semak belukar,”terang Marjoko.
Bahkan diakui Marjoko, hingga kini berita serahterima pekerjaan, dari Kadis Perikanan dan peternanakan Rohul lama masa itu Herman B, bahkan berpindah ke M Suib dank e Marjoko, tidak ada.
“Saat ini, paling yang akan diselamatkan hanya aset tanah saja. Untuk sapi, maupun bangunan dan aset lainnya sudah habis. Yang tersisa hanya tinggal tanah saja,”tegas Marjoko lagi.
Marjoko juga menyatakan, hingga kini dirinya sejak menjabat Kepala dinas Perikanan dan peternakan Rohul, juga tidak mengetahui aset-aset yang ada di sentra peternakan tersebut.”Karena tidak ada berita acara serahterima, dari dua mantan kadis sebelumnya, sehingga kita tidak mengetahuinya. Namun permasalahan ini sudah kita serahkan ke Pemkab Rohul,”ucap Marjoko.
Seperti diketahui, program sentra ternak sapi yang diprogramkan Pemkab Rohul pada masa kepala dinas perikanan dan peternakan saat itu, Herman B, ada sekitar 500 ekor lebih sapi yang dikembangkan di kawasan itu, yang targetnya untuk jadikan Rohul sentra ternak dan daging sapi.
Namun, hingga kini terkait baik kabar sapi-sapi yang ada di sentra ternak, maupun aset tidak diketahui kelanjutannya. Apalagi, kini sudah 3 masa kepemimpinan kepala dinas yang berganti. (Alfian)