Disperindag Siapkan Payung Hukum Pasar Murah

BAGANSIAPIAPI - Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) saat ini tengah menyiapkan payung hukum agar bisa menggelar pasar murah pada tahun 2017 mendatang. Pasalnya, Pasar murah tanpa dilandasi dengan payung hukum, maka dikhawatirkan akan menjadi suatu temuan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Sebenarnya kita ingin sekali menggelar pasar murah terutama dibulan ramadhan untuk membantu masyrakat, namun kita tidak berani mengambil resiko melaksanakannya kegiatan tersebut dikarenakan belum adanya payung hukum, "kata Kadisperindag Rohil, H Syafruddin HS melalui Kabid Perdagangan, Rafizal SPi, Kamis (14/1) diruang kerjanya.

Dikatakan Rafizal, pada tahun 2016 ini pihaknya akan berupa semaksimal mungkin untuk menyiapkan payung hukum pasar murah tersebut dengan dibantu oleh pemkab dan pihak DPRD Rohil. "target kita tahun ini payung hukum untuk kegiatan pasar murah selesai, sehingga pada tahun 2017 mendatang kegiatan tersebut bisa dilaksanakan dirohil, "katanya.

Sesuai dalam mekanisme digelarnya pasar murah segala kekurangan dari harga bahan sembilan bahan pokok (sembako) yang dijual dipasaran tentunya menjadi tanggungan dari pemkab untuk menutupinya. Misalnya, harga beras dipasaran Rp10 ribu/kilogram, maka kita dari pemerintah harus bisa menjual beras tersebut dibawah harga tersebut. Nah, kekurangan dari selisih harga itu tentunya pemerintah lah yang akan menutupinya "terang Rafizal.

"Jika kita menggelar pasar murah tanpa memiliki payung hukum, dari mana kita bisa menutupi kekurangan selisih dari harga sembako dipasaran tersebut. Apabila hal ini dipaksanakan, maka sangat dikhawatirkan akan menjadi suatu temuan yang nantinya berujung keproses hukum, "tegasnya.

Lebih jauh Rafizal menerangkan, jika payung hukum tentang kegiatan pasar murah ini selesai tahun ini, maka pada tahun 2017 mendatang pihaknya siap menggelar kegiatan tersebut dirohil. "kita akan perioritaskan kegiatan pasar murah ini dikecamatan yang masih banyak menyimpan kantong-kantong kemiskinan seperti kecamatan Sinaboi, Rantau kopar, Pekaitan, dan Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), "pungkasnya. (Dpr/Af)

Berita Terkait

Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu Ditutup, Bupati Maya Bertekad Majukan Dunia Pe

Labuhanbatu,Portalriau.com- Setelah berlangsung selama tiga hari, Gebyar Kreativitas dan Inovasi Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu resmi ditutup Kamis 8/10/2026. Kegiatan yang diikuti ribuan pelajar dan guru tersebut…...

Bupati Labuhanbatu Melepas 22 Calon Mahasiswa Melanjutkan Pendidikan ke Al-Azhar Kairo

Labuhanbatu, Portalriau..com- Sebanyak 22 putra-putri terbaik Kabupaten Labuhanbatu mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Momen penuh kebanggaan tersebut ditandai dengan pemberian bantuan…...

Bupati Labuhanbatu Buka Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Wujudkan Labuhanbatu Cerdas Bersin

Labuhanbatu,Portalriau.com- Bupati Labuhanbatu dr. Hj.Maya Hasmita, Sp.OG, MKN,membuka secara resmi Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu menuju Labuhanbatu cerdas bersinar di eks terminal Padang Bulan…...

Bupati Labuhanbatu Tandatangani Nota Kesepakatan Dengan Kejatisu dan Dinas Pendidikan

Labuhanbatu, Portalriau.com- Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM menandatangani nota kesepahaman bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, S.H., M.H.dan Dinas Pendidikan Provinsi…...

PJ Sekda Pimpin Apel Gabungan di Lingkungan Pemkab Labuhanbatu

Labuhanbatu, Portalriau.com- Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat lini perlindungan anak dan penegakan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal tersebut disampaikan Pj. Sekda…...