Distribusi Macet, sudah Tiga Hari Rohul Krisis Premium

Distribusi Macet, sudah Tiga Hari Rohul Krisis Premium

PASIR PANGARAIAN-Tiga hari terakhir sejak Minggu (24/8/2014) lalu,  masyarakat di Kabupaten Rohul kesulitan dapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium, dan pihak Stasiun Pengisian Bahanbakar Umum (SPBU) mengaku kelangkaan disebabkan distribusi dari PT Pertamina sedang macet.

Bahkan dampak kelangkaan BBM, membawa hikmah dan untung bagi penjual bensin eceran. Karena biasanya bensin dijual dengan harga Rp8.000 per liternya, kini, harga bensin dinaikan menjadi Rp9.000 bahkan hingga Rp.10.000 per liternya.

Pengawas SPBU Pasir Pangaraian, Soni akui, bahwa suplay premium ke stasiunnya sudah tiga hari terhambat. “Masalahnya, LO (loading order) SPBU tidak ada atau tidak keluar sejak hari Minggu lalu. Katanya rusak sistemnya disana,”ucap Soni saat dikonfirmasi, Selasa (26/8/2014).

Diakui Soni lagi, bila ada LO, maka secara otomatis delivery oil atau DO nya langsung keluar. “Hanya itu jawaban mereka, dan katanya sistemnya lagi rusak,”tegasnya.

Soni juga mengakui, walaupun adanya kebijakan di pusat, untuk jatah di SPBU miliknya tetap seperti sebelumnya, yakni BBM premium 16.000 liter per hari, sedangkan jatah BBM solar 16.000 liter per 3 harinya.

“Informasinya, mobil yang mengantar premium telah berangkat jam 8 pagi dan diperkirakan sore sampai di Pasir Pangaraian,” ucapnya.

Soni akui, dampak kelangkaan BBM seperti premium, pihak SPBU sering disalahkan oleh masyarakat. Hal itu disebabkan, stok bensin di penjual tidak pernah kosong. Banyak masyarakat mengindikasi jika pihak SPBU 'main mata' dengan penjual bensin eceran. “Jika premium habis begini, otomatis kita yang sering disalahkan, mereka negatif saja sama kita,”terangnya.

Soni berharap, agar distribusi BBM ke SPBU nya tetap lancar, meski ada wacana pemerintah pusat terkait kebijakan baru untuk mengurangi suplay. “Diharapkan lagi pendistribusian dilancarkan, kalau bisa kuota juga ditambah. Ini diduga ada unsur kesengajaan, sehingga masyarakat beralih pertamax,” jelas Soni.

Kata Soni lagi, untuk pemberian jatah BBM, PT. Pertamina tebang pilih. Seperti suplay di SPBU daerah pedalaman yang dekat dengan perusahaan lebih besar ketimbang di daerah perkotaan yang membutuhkan stok besar. Hal itu, katanya lagi, akan menyebabkan kecemburuan antar pengusaha SPBU.(mpr/Alfian)

Berita Terkait

Terapkan Pola Hidup Sehat, Bupati Labuhanbatu Ikuti Senam Sehat Bersama Lansia

Labuhanbatu, Portalriau.com- Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., mengikuti kegiatan Senam Sehat dan Berdaya bersama lansia yang diselenggarakan oleh Dinas BP2KB Labuhanbatu di…...

Bupati Maya: " Olahraga adalah investasi bangsa"

Labuhanbatu, Portalriau.com- " Olahraga adalah investasi bangsa bukan biaya", ucap Bupati Labuhanbatu dr.Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, MKM, saat membacakan pidato tertulis Menteri Pemuda Dan Olahraga Erick…...

Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu Ditutup, Bupati Maya Bertekad Majukan Dunia Pe

Labuhanbatu,Portalriau.com- Setelah berlangsung selama tiga hari, Gebyar Kreativitas dan Inovasi Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu resmi ditutup Kamis 8/10/2026. Kegiatan yang diikuti ribuan pelajar dan guru tersebut…...

Bupati Labuhanbatu Melepas 22 Calon Mahasiswa Melanjutkan Pendidikan ke Al-Azhar Kairo

Labuhanbatu, Portalriau..com- Sebanyak 22 putra-putri terbaik Kabupaten Labuhanbatu mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Momen penuh kebanggaan tersebut ditandai dengan pemberian bantuan…...

Bupati Labuhanbatu Buka Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Wujudkan Labuhanbatu Cerdas Bersin

Labuhanbatu,Portalriau.com- Bupati Labuhanbatu dr. Hj.Maya Hasmita, Sp.OG, MKN,membuka secara resmi Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu menuju Labuhanbatu cerdas bersinar di eks terminal Padang Bulan…...