Pedagang Jam Tangan dan Kacamatan di Pasir Mengaku Pendapatannya Mulai Membaik
ROKAN HULU-Ternyata stuasi politik yang kurang kondusif di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), berimbas pada pedagang atau tukang jam tangan dan kaca mata, 4 bulan terakhir, hampir tak ada jual-beli, namun dalam beberapa hari terakhir pendapatany sudah mulai membaik.
Pernyataan ini disampaikan, Joki (23) asal Payakumbuh-Sumatera Barat, mencoba mengais keberentungan, di Kota Pasir Pangaraian dengan berdagang, jam tangan dan kaca mata, dalam 4 bulan yang lalu, untuk mencari uang 2 perhari sangat sulit.
"Alhamdulillah untuk satu pekan terakhir, kita sudah bisa mengumpulkan uang rata-rata sekitar Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu perharinya," katanya Joki lagi.
Diterangkannya, selain menjual jam tangan dan kaca mata dirinya, bisa sebagai mekanik service jam tangan, memang profesi itu digelutinya, karena turun-menurun dari orang tuanya.
"Saya merantau untuk merubah nasib, mana tahu, ekonomi berubah, kalau saat ini hanya cuma lepas makan saja sudah lepas sudah syukur," ujarnya.
Memang, imbas dari pensahan APBD Rohul dan stuasi politik membuat ekonomi masyarakat, juga stabil." Tapi akhir-akhir sudah agak mendingan, kita harapkan kedepannya lebih stabil, apalagi sebentar lagi mau lebaran, kita mau pulang kampung lagi," tukasnya.(dpr/raj)