Pencairan Langsung ke DPPKA BPMPD Sudah Rekomondasikan 100 Desa Untuk Pencairan ADD
PASIR PANGARAIAN-MPR Pihak Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMPD) Rohul, sudah merekomondasikan 100 desa lebih di Rohul, untuk pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) yang sudah terkendala pencairan 147 desa di Rohul.
Itu dikatakan Kepala BPMD Rohul, Drs Budhia Kasino, Jumat (31/10/2014), saat ditanya, terkait kapan dicairkannya dana ADD 147 desa di Rohul, yang sampai kini tertunta pencairannya, sehingga banyaknya tertunta kegiatan pembangunan desa, termasuk honoer para perangkat desanya.
“Kita sudah merekomondasikan 100 lebih desa untuk pencairan ADD mereka. Hanya saja, setelah rekomondasi, nantinya desa tersebut langsung ke Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPA) mengurusnya,”jelas Budhia Kasino.
Diakui Budhia, memang akibat terlambatnya pengesahan APBD Rohul, mengakibatkan ADD terlambat. Dimana untuk ADD dicairkan melalui dua tahap, ditahap pertama untuk 60 persen dan tahap kedua 40 persen. ADD per desanya yang dikucurkan Pemkab Rohul, berpariasi antara Rp300 juta hingga Rp500 juta.
“Total ADD yang diakomodir dalam APBD Rohul tahun ini, Rp56,5 miliar. Untuk pencairan sudah bila dilakukan seluruh desa yang sudah direkomndasikan, dan sudah siap APBdesnya. Apalagi sudah secara umum, desa-desa sudah kita rekomondasikan, sehingga dana ADD mereka bisa dicairkan ke DPPKA,”jelas Budhia lagi.
Sedangkan setelah ADD tahap cair, bagi desa yang akan mencairkan dana ADD tahap dua, harus menyiapkan Spj pencairan tahap satu terlebih dahulu.
“Saya yakin, bila kepala desa dan perangkatnya serius juga ada kemauan, maka untuk pencairan ADD baik tahap satu dan dua bisa diselesaikan secepatnya. Jangan kita nanti yang disalahkan, apalagi sudah sebagian besar ADD mereka sudah kita rekominadikan untuk dicairkan melalui DPPKA,”kata Budhia. (Alfian)