Pengemis Menjamur, Dinsos Diminta Tanggap

BAGANSIAPIAPI-saat ini para pengemis menjamur di kota bagansiapiapi,Dinas Sosial (Dinsos) diminta untuk tangap untuk melakukan pembinaan.terutama diareal Pasar Datuk Rubiah,karena dipasar itu sangat banyak ditemukan pengemis yang membuat masyrakat merasa Risih saat berbelanja.keberadaan pengemis yang tak di ketahui asalnya itu tak jarang memaksa para ibu rumah tangga meminta uang.

"Kita bukanya Pelit atau sombong, tetapi kita tidak ingin memanjakan para pengemis.Jika terus-terusan dikasi uang dan dibiarkan mereka mengemis seperti ini maka mereka akan ketagihan dan bisa jadi daerah kita yang dulu sama sekali tak ada pengemis ini bisa semakin banyak jumlah pengemisnya.

Makanya kita meminta kepada pihak Sosial sekalu pihak terkait yang menangani persoalan pengemis bisa tangap akan kondisi ini," kata salah satu warga yang tengah berbelanja di Pasar Datuk Rubiah,Iyus ,senin (9/2) di bagansiapiapi

Dikatakan Iyus, belakangan ini pengemis mulai banyak di Bagansiapiapi, mereka berkeliaran meminta uang dengan mendatangi warung-warung kopi, rumah makan dan tempat perbelanjaan seperti pasar.

Selain warga lokal, pengemis ini juga banyak dari luar Bagansiapiapi atau luar Rokan Hilir. "Kita kan tau mana orang tempatan dan mana orang luar, mulai dari muka hingga logat bahasa. "kita lihat ada juga warga luar yang mengemis di Bagansiapiapi seperti yang saya lihat di Pasar Datuk Rubiah ini," kata Iyus.

Hal senada juga di sampaikan salah satu pedagang di Pasar Datuk Rubiah, Lena. Menurutnya
persoalan pengemis ini harus di sikapi dengan serius agar nantinya tidak semakin menjamur. "Jangan sampai mengemis di jadikan pekerjaan oleh orang-orang yang memanfaatkan kebaikan warga dan jangan sampai jumlahnya semakin banyak. Jika ingin uang bekerjalah semampunya, jangan mentang-mentang sering dikasi uang percuma terus ketagihan ," ketusnya.

Sebaikan pihak terkait melakukan pembinaan dan jika bisa lagi jangan sampai ada pengemis di Bagansiapiapi,  jangan sampai daerah yang mulai maju ini di kenal sebagai daerah pengemis oleh orang luar,"pinta Lena. ( Mpr/Af )

Berita Terkait

Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu Ditutup, Bupati Maya Bertekad Majukan Dunia Pe

Labuhanbatu,Portalriau.com- Setelah berlangsung selama tiga hari, Gebyar Kreativitas dan Inovasi Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu resmi ditutup Kamis 8/10/2026. Kegiatan yang diikuti ribuan pelajar dan guru tersebut…...

Bupati Labuhanbatu Melepas 22 Calon Mahasiswa Melanjutkan Pendidikan ke Al-Azhar Kairo

Labuhanbatu, Portalriau..com- Sebanyak 22 putra-putri terbaik Kabupaten Labuhanbatu mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Momen penuh kebanggaan tersebut ditandai dengan pemberian bantuan…...

Bupati Labuhanbatu Buka Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Wujudkan Labuhanbatu Cerdas Bersin

Labuhanbatu,Portalriau.com- Bupati Labuhanbatu dr. Hj.Maya Hasmita, Sp.OG, MKN,membuka secara resmi Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu menuju Labuhanbatu cerdas bersinar di eks terminal Padang Bulan…...

Bupati Labuhanbatu Tandatangani Nota Kesepakatan Dengan Kejatisu dan Dinas Pendidikan

Labuhanbatu, Portalriau.com- Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM menandatangani nota kesepahaman bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, S.H., M.H.dan Dinas Pendidikan Provinsi…...

PJ Sekda Pimpin Apel Gabungan di Lingkungan Pemkab Labuhanbatu

Labuhanbatu, Portalriau.com- Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat lini perlindungan anak dan penegakan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal tersebut disampaikan Pj. Sekda…...