PKL tempati Emperan pasar Datuk Rubiah, DKPP Rohil lakukan Sosialisasi
BAGANSIAPIAPI - Adanya Pedagang Kaki lima (PKL) Pasca Relokasi kepasar Bintang hilir membuat sebagian PKL menempati Emperan Pasar Datuk Rubiah.penempatan Emperan itu tentunya pedagang pasar datuk Rubiah tidak merasa nyaman karena berhimpitan.untuk menghindari hal itu,Pihak Dinas Kebersihan Pertamanan dan pasar (DKPP) Rohil melakukan Sosialisasi kepada PKL yang membuat Lapak di emperan Pasar Datuk Rubiah.
Kepala DKPP Rohil,Ibus Kasri,ST melalui Sekretaris DKPP Rohil,Iwan Kurnia ,Jumat (23/1) mengatakan,Pihaknya saat ini melakukan sosialisasi kepada PKL yang menempati Emperan yang ada dipasar Datuk Rubiah.apabila pada Batas waktu Deadline yang telah ditetapkan tidak di indahkan,maka petugas akan melakukan pengusiran secara Paksa."Ancamnya.
dikatakan,Saat ini PKL yang menempati Emperan Pasar datuk Rubiah itu jumlahnya sebanyak 40 orang,dengan menempati Emperan itu tentunya membuat pedagang yang telah mempunyai izin dan terdaftar di DKPP Rohil merasa tidak nyaman karena berhimpitan.selain itu para pembeli juga merasa susah untuk lewat untuk memilih barang yang akan dibeli.
"kebandelan PKL itu dikarenakan anggapan nya bahwa pasar Bintang Hilir itu terkesan sunyi,padahal disaat subuh dipasar bintang hilir itu sangat padat pedagang lain yang membeli barang-barang yang akan dijual lagi diberbagai pasar yang ada di Rohil."pasar Bintang hilir ini adalah pasar terbesar dibagansiapiapi dan juga sebagai tempat Bongkar muat barang dagangan."
Selain itu,Pasar Bintang Hilir itu juga harganya relatif Murah dibandingkan dengan pasar yang ada di Bagansiapiapi.karena,para pedagang mendapatkan barang dagangan itu dari pasar Bintang hilir ini dipagi hari saat dilakukan Bongkar barang."ujar Iwan.
Mudah-mudahan dalam beberapa hari kedepan para PKL bisa kita berikan masukan-masukan supaya tidak menempati Emperan pasar Datuk Rubiah,berjualan lah di pasar yang telah disediakan oleh pemkab Rohil.hal ini dilakukan untuk kita bersama dalam menciptakan kebersihan dan ketertiban Pasar."pintanya. ( Mpr/Af)