Riau dan Kepri Teken MoU Pengembangan Wisata dan Ekonomi Kreatif

Riau dan Kepri Teken MoU Pengembangan Wisata dan Ekonomi Kreatif

PEKANBARU -  Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman bersama Gubernur Kepulauan Riau HM Sani lakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait pengembangan ekonomi kreatif dan kepariwisataan di kedua provinsi.

Diharapkan melalui nota kesepahaman tersebut baik Provinsi Riau mau pun Kepulauan Riau akan menjadi mitra yang bisa bersama-sama mempromosikan potensi masing-masing destinasi dikedua promosi, seperti halnya antara Bali dan Lombok.

"Saat ini kita memang sedang fokus mengangkat sektor pariwisata di Riau. Kita berharap, potensi pariwisata yang tersebar di kabupaten/kota ini ke depan akan mampu menunjang perekonomian di Riau," kata Plt Gubri yang biasa disapa dengan Andi Rachman, Rabu (25/2/16).

Menurut Andi, potensi pariwisata di negeri lancang kuning sebenarnya bisa bersaing dengan provinsi lainnya yang memang sudah dianugerahi dengan wisata alam. Namun jika potensi yang ada saat ini dilakukan dengan maksimal, sangat mungkin Riau juga mampu berjualan ke daerah lainnya termasuk manca negara dalam hal pariwisata.

Diantaranya Riau memiliki wisata budaya yang sudah mendunia, seperti Destinasi Istana Kerajaan Siak serta Candi Muara Takus di Kampar. Dua destinasi yang sama-sama peninggalan sejarah ini juga didukung destinasi lainnya mulai Bakar Tongkang di Bagansiapi-api, Pacu Jalur di Teluk Kuantan, Pantai di Rupat Utara. 

Memang menurut Andi, untuk mewujudkan hingga potensi wisata tersebut benar-benar menjadi tumpuan perekonomian, harus ada upaya maksimal lagi untuk mengangkat destinasi wisata seperti halnya provinsi tetangga Kepulauan Riau dan Sumatera Barat.

Dimana Provinsi Riau terus melakukan sinergitas masing-masing instansi termasuk upaya promosi yang dilakukan pemerintah provinsi. 

Sementara Kepala Dinas Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Riau, Fahmizal Usman menyatakan melalui MoU yang sudah ditandatangani kedua kepala daerah tersebut, baik Pemprov Riau maupun Kepri akan saling mendukung dan dapat mempromosikan destinasi kepariwisataan baik di Riau mau pun Kepri.

Selain itu, melalui kerja sama ini juga akan mampu menjembatani para turis yang berkunjung di Kepri menuju Riau. Melalui nota kesepaham yang telah dilakukan tersebut, merupakan langkah awal ditengah upaya pihaknya mempromosikan wisata Riau agar nantinya menjadi sektor unggulan.

"Kitakan masing-masing punya destinasi yang menunjang. Harapan kita tentu akan ada alur jalan dari Kepri ke Riau. Bisa sama-sama saling mempromosikan," ungkap Fahmizal.

Adapun pasca MoU itu nantinya, Fahmi menyatakan akan segera menindaklanjuti dengan cepat termasuk meningkatkan dan mengembangkan ekonomi kreatif dalam rangka menunjang kepariwisataan di Riau. (dpr/fr/van)

Berita Terkait

Aston Villa Resmi Datangkan Zion Suzuki dan Matteo Ruggeri

Olahraga- Aston Villa kembali bergerak aktif di bursa transfer musim panas 2026. Klub Premier League tersebut resmi mengumumkan kedatangan dua pemain anyar, yakni kiper Zion…...

Paul Pogba Resmi Akhiri Kebersamaan dengan AS Monaco

Portalriau.com-Paul Pogba resmi mengakhiri perjalanannya bersama AS Monaco setelah kedua pihak sepakat mengakhiri kontrak melalui kesepakatan bersama. Keputusan tersebut menjadi babak baru bagi gelandang asal…...

Wabup bersama Masyarakat Bengkalis, Laksanakan Salat Idul Adha di Masjid Istiqomah

Portalriau.com - BENGKALIS - Bersama masyarakat Bengkalis, Wakil Bupati (Wabup) H. Bagus Santoso melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Agung Istiqomah Bengkalis, Rabu 27 Mei…...

Wabup Bagus Santoso Resmi Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H Tingkat Kabupaten Bengkalis

Portalriau.com - BENGKALIS - Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso mewakili Bupati Bengkalis secara resmi melepas Pawai Takbir Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tingkat…...

Wabup Bagus Santoso Sambut Baik dan Apresiasi Internasional Seminar On Arabic Language And Religion

Portalriau.com - BENGKALIS - Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso membuka kegiatan Internasional Seminar on Arabic Language and Religion, Kamis 21 Mei 2026, di Kampus…...