Tahun Depan KUD Tujuh Permata Targetkan Tingkatkan SHU
ROKAN HULU- Koperasi Unit Desa (KUD) Tujuh Permata, di Desa Bagan Tujuh, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menargetkan tahun depan tingkatkan Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi. Dalam tahun buku 2015 SHU koperasi Rp 310.323.886,7 dan untuk tahun depan pengurus targetkan Rp 419.000.000.
Itu diungkapkan, saat digelarnya RAT KUD Tujuh Permata, Kamis (14/4). Dikatakan Ketua KUD Tujuh Permata, Gatot Hartoyo, pihaknya telah menyusun program kerja serta program keuangan koperasi, yang tujuannya untuk memajukan sektor pendapatan koperasi.
“Program kerjanya, mengadakan pelatihan dibidang akutansi dengan mengundang dinas koperasi, agar karyawan maupun pengurus KUD berkemampuan mengelola keuangan,” sebut Gatot.
Kata Gatot lagi, pihaknya juga akan lebih telaten awasi perputaran keuangan KUD, kemudian ajukan pinjaman lunak ke pemerintah dan menerima permodalan KUD. Katanya lagi, pihaknya juga lakukan terobosan menambah pendapatan koperasi dengan menjual angkutan L 300 milik KUD, lalu mengantinya dengan angkutan Dump Truck yang saat ini sudah ada empat unit.
“Tahun depan akan menambah penghasilan KUD, melalui penjualan pupuk, TBS serta angkutan Sirtu (pasir batu). Berharap dukungan dan masukan dari anggota, karena kepengurusan kami masih banyak kekurangan,” katanya.
Mewakili Kadiskoperindag Rohul, Ramon, menyinggung PKS Sei Intan yang merupakan mitra dari KUD Tujuh Permata, karena harga jual TBS di perusahan BUMN tersebut lebih murah daripada di perusahaan swasta.
“Apalagi sebentar lagi KUD yang ada di Kecamatan kunto Darussalam, akan melaksanakan replanting (peremajaan sawit). Bila harganya murah maka dapat merugikan pihak koperasi,” tegasnya.
Ungkapnya pula, dalam waktu dekat ini melalui kementrian koperasi, akan mengalokasikan anggaran untuk replanting di lahan KUD. Kemudian kementrian koperasi juga akan upayakan agar dana KUR dapat dikelola pihak koperasi.
“Jika Plt Gubri dapat mengesahkan hal ini, maka koperasi dapat melaksanakan kegiatan dari dana yang ada,” ujarnya.(dpr/raj)