Terkait Nasib Tenaga Kerja, LSM Lakukan Pertemuan dengan Komisi D
BAGANSIAPIAPI-Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Pemuda Peduli Rokan Hilir (LSM APPR) kembali menjumpai anggota DPRD kabupaten Rokan Hilir, khususnya Komisi D untuk meminta komitmen DPRD dan Disnaker terkait Ketenagakerjaan Rohil yang harus diperjuangkan.
Aspirasi LSM itu tidak hanya ditanggapi oleh Komisi D DPRD Rohil,melainkan juga didampingi oleh Wakil Ketua DPRD, Drs Syarifuddin dan beberapa anggota dari Komisi lain.
Wakil Ketua DPRD, Syarifuddin menegaskan akan memanggil pihak Chevron dan rekannya dalam waktu dekat. “Kita akan panggil mereka dalam waktu dekat ini. kita telah mengadakan dengar pendapat dengan LSM, Selasa (3/2).lalu,dalam waktu dekat kita akan panggil perusahaan yang ada di Rohil.kata Syarifuddin,pada kamis (5/2) di Bagansiapiapi.
Dikatakan Syarifuddin apa yang disampaikan oleh pihak LSM benar adanya.”Kita tidak melihat tufoksi mereka, yang terpenting apa yang mereka sampaikan itu benar adanya dan harus diperjuangkan,’’ ujarnya.
pada prinsipnya DPRD sepakat atas penyampaian dari LSM dan Disnaker Rohil. Hal ini akan diberdayakan sebagaimana Perda Nomor 8 Tahun 2014 tentang Ketenagakerjaan dengan perbandingan 60:40. “Kita akan minta keterangan terhadap tenaga kerja lokal yang selama ini tidak dipedulikan,’’ ketusnya.
Ditambahkan Syarifuddin, seharusnya perusahaan tidak boleh seperti itu sebab jika mereka beroperasi di Rohil, maka tenaga kerja Rohil juga harus diperhatikan. “Baik buruknya tenaga kerja Rohil itu adalah Disnaker yang bertanggung jawab,’’ sebut Syarifuddin.
Kita menghimbau kepada Disnaker untuk lebih aktif melakukan pendekatan kepada perusahaan dan menginput data perusahaan secara valid. Artinya Disnaker ikut menggandeng masyarakat Rohil yang butuh pekerjaan.selain itu kedepan nya juga memperhatikan suara dari LSM. “Kita harus perhatikan LSM karena LSM merupakan agen daripada informasi di lapangan,"ucapnya.( Mpr/Af )